Suara.com - Pertandingan Indonesia vs Argentina diprediksi bakal menghasilkan perputaran uang yang begitu besar. Hasil penelitian terbaru, perputaran uang pertandingan FIFA Match Day itu hampir triliunan rupiah.
Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memaparkan hasil penelitiannya bahwa perputaran akan terjadi sebesar Rp 965 muliar.
Perputaran yang itu juga memberikan efek ke pertumbuhan ekonomi lewat produk domestik bruti (PDB) sebesar Rp 495 miliar.
"Jika terselenggara dengan aman dan lancar, FIFA Matchday Indonesia vs Argentina berpotensi menciptakan tambahan perputaran uang (output ekonomi) bagi perekonomian Indonesia sekitar Rp 965 miliar," tulis LPEM FEB UI dalam hasil penelitiannnya yang dikutip, Senin (19/6/2023).
Secara rinci, efek pertumbuhan ekonomi didapat dari sisi pendapatan rumah tangga pekerja Rp 188 miliar.
Setidaknya ada tiga sektor yang memberi efek terbesar dari pertandingan itu yaitu, pendapatan rumah tangga adalah penyediaan makanan dan minuman 56,26%, jasa kesenian hiburan dan rekreasi 36,04%, dan sektor perdagangan selain motor dan mobil sebesar 10,90%.
Selain itu, pertandingan bergengsi itu juga menciptakan ribuan lapangan kerja secara temporer sekitar 5.719 orang.
Kemudian, LPEM FEB UI juga mencatat adanya potensi pendapatan negara dari pajak tidak langsung sebesar Rp 28 miliar.
Hasil penelitian tersebut juga menyebut bahwa Indonesia bisa balik modal untuk mendatangkan Timnas Argentina. Diperkirakan, untuk mendatangkan Timnas Argentina PSSI membayar setidak USD 5 juta atau sekitar Rp 74 miliar.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Argentina Malam Ini, Bisa Streaming Gratis Juga
Namun, dengan perputaran uang yang mencapai Rp 1 triliun, maka Indonesia bisa balik modal, atau malah justru untung.
"Dari aspek ekonomi, potensi dampak positif dari FIFA Matchday dapat melampaui biaya yang dikeluarkan untuk mendatangkan Timnas Argentina," tulis hasil penelitian LPEM FEB UI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Laris Manis! KAI Angkut 5 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026
-
Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal
-
BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon
-
Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil
-
Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI
-
IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!
-
Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo
-
Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen
-
Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil
-
Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV