Suara.com - Dorong percepatan UMKM dengan melibatkan peran ibu-ibu, Mak Ganjar lanjutkan program 'Makpreneur' dengan mengadakan bakery class hidangan membuat ubi cilembu di Teras Kiara Cafe, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
"Tentunya sebagai bagian keberlanjutan bagi para ibu-ibu dalam mengkreasikan hidangannya untuk keperluan UMKM dan kami inovasikan ubi cilembu tersebut supaya memiliki nilai jual yang lebih," kata Koordinator Wilayah (Korwil) Mak Ganjar Jawa Barat Nurapsi ditulis Selasa (27/6/2023).
Kegiatan tersebut dilakukan Mak Ganjar bertujuan untuk merangkul emak-emak untuk menjadi lebih kreatif dan mendorong mereka untuk terjun menjadi pelaku usaha atau makpreneur.
"Ini jadi acuan kami untuk menjadi salah satu mata pencaharian atau bahkan hanya untuk hidangan yang bisa disuguhkan ketika ada momen tertentu. Intinya mendorong mereka untuk terus prosuktif di rumah," lanjutnya.
Mak Ganjar mengundang puluhan emak-emak yang tersebar dilingkungan sekitar yang sebelumnya sudah didata dan berminat mengikuti kegiatan bakery class tersebut.
Sepanjang kegiatan, Nurapsi mengaku emak-emak tampak antusias dan semangat mengikuti kegiatan tersebut.
"Mayoritas peserta yang kami undang merupakan ibu rumah tangga yang memiliki keinginan untuk berkembang. Respons dan semangatnya sangat bagus mereka juga ceria mengikuti kegiatan tersebut," lanjut Nurapsi.
Mak Ganjar menargetkan emak-emak yang tergabung dalam kegiatan hari ini bisa meneruskan pembelajarannya hingga ke tahap implementasi.
"Targetnya pasti kamim harus bisa mendorong mereka untuk membuka peluang usaha baru dan berekspresi. Terutama bisa mengenalkan Bapak Ganjar dengan program yang luar biasa untuk para emak-emak," jawab Nurapsi.
Baca Juga: Dorong Peningkatan Kompetensi UMKM Tanah Air, Jamkrindo Gelar Kelas Bisnis UMKM 2023
Selama melakukan program Makpreneur, Nurapsi mengaku sudah ada beberapa masyarakat yang berhasil menjadi pelaku usaha dengan mendapatkan keuntungan yang signifikan.
"Ada hasilnya sejauh ini, pelatihan jangkrik yang sudah kelihatan hasilnya, hingga saat ini mereka sudah meraup keuntungan sebesar 200 persen," pungkasnya.
Peserta dalam kegiatan tersebut, Arin Nurjanah mengutarakan harapannya terhadap sosok Ganjar Pranowo yang dinilainya memiliki kepedulian terhadap emak-emak selama ini.
"Mudah-mudah bapak Ganjar bisa menjadi icon dan kebanggaan untuk emak-emak yang ada di sini," ujarnya.
"Alhamdullilah menyenangkan, bisa menambah pengalaman, ilmu dan wawasan bersama teman-teman yang lain. Semoga kegiatan bisa terus berlanjut dan Pak Ganjar sukses menjadi Presiden," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok