Suara.com - PT Pertamina International Shipping (PIS) siap mengawal dan menjaga kelancaran distribusi energi, terutama untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG selama masa libur lebaran Idul Adha 1444 Hijriah.
PIS menyiapkan ratusan armada kapal untuk memastikan kelancaran distribusi, dengan tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan para perwira yang tetap bertugas selama libur Idul Adha.
“Sebanyak 300 kapal PIS dioperasikan untuk kelancaran distribusi energi domestik maupun angkutan kapal internasional untuk memastikan ketersediaan pasokan dari luar negeri,” ujar Corporate Secretary PIS Muh Aryomekka Firdaus ditulis Rabu (28/6/2023).
Dari 300 kapal tersebut sebanyak 272 merupakan kargo untuk mendistribusikan energi di dalam negeri untuk mengangkut produk BBM, gas, minyak mentah, avtur, naphta, asphalt, dan lainnya. Sisanya merupakan kapal rute internasional dengan rincian 17 kapal BBM, 5 kapal crude, dan 6 kapal gas.
Sebagai antisipasi, PIS juga menyiapkan kapal-kapal internasional dengan skema spot charter dan memastikan pemantauan secara berkala untuk penyaluran BBM dan LPG. Mulai dari pemantauan di seluruh depot dari sisi kondisi stok, DOT, coverage days serta posisi dan kondisi kapal, dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mitigasi dan antisipasi jika terjadi lonjakan permintaan di suatu terminal.
Dari sisi kesiapan kapal, pemantauan dilakukan secara digital dengan aplikasi dan teknologi yang PIS miliki untuk mendeteksi perkembangan situasi, mengantisipasi jika terjadi kondisi darurat dan risiko lainnya yang terpantau dalam satu dashboard digital yakni Digital Fleet Workspace (DIGIFORCE).
Sebelumnya, untuk mendukung kelancaran pasokan energi para jemaah haji Indonesia. PIS juga menyiapkan 16 kapal khusus yang mengangkut produk avtur agar kelancaran distribusi avtur di 13 bandara embarkasi haji di Indonesia pada periode 24 Mei hingga 22 Juni 2023 dapat berjalan baik.
“Seluruh kapal PIS dipastikan dalam kondisi baik. Begitupun untuk kepulangan para jemaah haji, PIS siap menyalurkan avtur dan berkoordinasi selalu dengan pihak aviasi dan pihak berwenang lainnya,” jelas Aryomekka.
Baca Juga: Era Transisi Energi, Ini Cara Pertamina Siapkan Skenario Hadapi Tantangan Energi
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Dana Syariah Indonesia Kena Sanksi OJK, Gimana Nasib Uang Lender?
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara