Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah memberdayakan lebih dari 14.6 juta perempuan pelaku usaha ultra mikro (Periode Januari – Mei 2023).
PNM juga terus mengoptimalkan pemberian 3 modal bagi nasabahnya yaitu modal finansial, intelektual dan sosial. Selain itu dilakukan juga pelatihan dan pendampingan usaha.
Modal intelektual menjadi salah satu yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan skill serta pengetahuan nasabah.
Melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PNM memberikan edukasi untuk membentuk karakter tangguh bagi perempuan yang bergerak di sektor ultra mikro tersebut. Harapannya dengan penambahan skill serta wawasan, usaha serta ekonomi keluarga mereka juga ikut bergerak maju.
Program yang konsisten dilakukan oleh PNM ini sekaligus sebagai bentuk kepedulian bagi nasabah PNM Mekaar yang memiliki semangat juang tinggi untuk memberikan hal terbaik bagi keluarga.
PNM meyakini bahwa nasabahnya bukan hanya membutuhkan modal untuk usaha tetapi juga pendampingan serta edukasi.
Salah satu edukasi yang diberikan melalui webinar yang memperkenalkan pentingnya kesehatan jiwa atau kesehatan mental kepada 15.000 nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia secara online, Rabu, (27/6/2023).
Nasabah PNM Mekaar merupakan salah satu kelompok masyarakat yang rentan terpapar kesehatan mentalnya akibat peran ganda yang mereka miliki, yaitu sebagai pencari nafkah sekaligus mengurus rumah tangga.
Sehingga untuk dapat membantu mereka agar semakin semangat berusaha perlu dibekali ilmu yang bermanfaat. Nasabah PNM Mekaar dari wilayah Probolinggo bernama Nur Padila mengamini hal tersebut. Ia merasa menjadi lebih pintar setiap kali mengikuti webinar yang diadakan oleh PNM, khusus untuk nasabah PNM Mekaar.
Baca Juga: Berpikiran Positif Jangan Lebay! Ini 4 Dampak Buruk Toxic Positivity
“Semenjak saya bergabung dengan PNM, saya mendapatkan banyak manfaat tidak hanya untuk usaha saya saja, tetapi untuk keluarga dan juga isi kepala saya. Dari pelatihan dan juga kegiatan Webinar ini saya jadi tahu betapa pentingnya kesehatan mental bagi saya. Terutama untuk fokus dan terus berkembang dalam menjalani usaha saya” ungkapnya penuh bahagia.
Berita Terkait
-
5 Tanda Kamu Tertekan Secara Emosional, Segera Sadari!
-
3 Kesalahan Fatal Orang Tua yang dapat Mengguncang Jiwa Anak
-
Fitur Inovatif KliKilat Permudah Konsumen Lakukan Transaksi Cepat
-
Bentuk Syukur di Hari Idul Adha, PNM Salurkan Hewan Kurban ke Berbagai Titik di Seluruh Indonesia
-
Mulai Hari Ini, Nasabah KB Bukopin Bisa Transaksi Gratis di ATM Kapan Saja dan Dimana Saja!
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang