Suara.com - Bisnis hidroponik salah satu jenis usaha tanaman yang menguntungkan, dikarenakan hidroponik tidak memerlukan modal yang banyak. Melihat hal tersebut, UMKM Sahabat Sandi memilih pelatihan warung hidroponik sebagai bentuk mendorong peluang usaha baru bagi ratusan masyarakat di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Ketua UMKM Sahabat Sandi, Vera Nofita mengajak masyarakat, terutama ibu-ibu yang memiliki warung usaha untuk menciptakan bisnis baru. Dikarenakan tanaman hidroponik tidak hanya sebagai konsumsi, melainkan menjadi peluang yang bisa menambah pendapatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"UMKM Sahabat Sandi hari ini mengarahkan para ibu-ibu pelaku usaha yang punya warung supaya mempunyai kegiatan hidroponik, karena bertanam sayur tanpa tanah bisa panen dan hasilnya dapat dimakan sendiri. Tujuannya biar mereka tahu, bahwa berkebun itu tidak serumit yang mereka pikirkan," kata Vera ditulis Rabu (5/7/2023).
Vera menjelaskan lahan pertanian di Jakarta yang tersedia sempit, namun diharapkan masyarakat masih dapat memproduksi tanaman dengan kuantitas dan kualitas yang baik. Sehingga, jika peserta menekuni secara serius akan menjadi usaha yang cukup menjanjikan untuk menambah perekonomi.
"Di Jakarta ini tidak ada lahan tanah, maka dibuat metode hidroponik dengan baskom. Peluang usaha dari tanaman hidroponik sangat bisa menguntungkan, apalagi tanaman kangkung dari warteg (warung Tegal) hingga restoran ada semua, ini sayuran yang sangat mudah perawatannya," tegas Vera.
Sandiaga Uno di mata relawan sosok yang tidak memiliki jarak ketika berinteraksi dengan masyarakat.
"Pak Sandiaga Uno ini sosok yang humble tidak membatasi ruang untuk kebermanfaatan sebuah komunitas," ungkapnya.
Semua peserta dapat melakukan kembali di rumah masing-masing. Setelah pelatihan akan ada pendamping kembali agar makin berkembang untuk keutuhan pangan.
Salah satu peserta pelatihan, Indri (51) menyampaikan terima kasih atas program Sandiaga Uno. Ia pun berharap dengan tanaman hidroponik dapat berhasil menambah pendapatan ekonomi keluarga.
Baca Juga: Keren! Desa Karangwidoro Sukses Terapkan Urban Farming
"Saya mengikuti pelatihan ini pertama untuk mencari ilmu, kedua peluang usaha, ketiga ingin mengembangkan hidroponik di keluarga dan lingkungan sekitar. Terima kasih Pak Sandi dengan adanya pelatihan semakin tahu dan paham, kita bisa mempraktekkannya di rumah masing-masing. Harapan saya ingin sukses dengan hidroponik," imbuh Indri.
Pelatihan yang diberikan dapat dirasakan, karena tanaman hidroponik dapat dipanen oleh para peserta. Bahkan para peserta bisa mencari pemasaran hasil produksi dari tanaman hidroponik yang mereka tanam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun
-
Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%
-
Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen
-
Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas
-
Asurasi Inhealth Ubah Identitas, Jamin Tak Kurangi Layanan ke Nasabah
-
Perusahaan Logistik Gali Cuan Bisnis Jastip di Ajang PRJ
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan
-
Dana Asing Hengkang Rp 1,37 T Meski IHSG Menguat, Saham Prajogo Pangestu Jadi Sasaran
-
Digendong GoTo dan Grab, Sayurbox dan HappyFresh Mau Merger?
-
Nilai Ekspor RI Naik 5,48% Jadi 92,15 Miliar USD hingga April 2026, Ditopang Sektor Non Migas