Suara.com - Prabowo Subianto sebagai calon presiden dari Partai Gerindra, disarankan agar menggandeng sosok yang memahami ekonomi secara mendalam sebagai cawapres. Pasalnya, menurut pengusaha Jusuf Hamka, Prabowo yang berasal dari kalangan militer dengan sosok pakar ekonomi akan menjadi kombinasi yang tepat.
"Kita mengharapkan pemimpin-pemimpin negara yang tegas seperti beliau (Prabowo), serta kombinasi dengan orang-orang yang memiliki pemahaman dalam bidang ekonomi. Mengapa? Karena jika stabilitas terjamin, perekonomian akan berjalan dengan baik, dan hal ini akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat," ujar Jusuf Hamka, usai berjumpa dengan Prabowo di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (5/7/2023) kemarin.
Menurut dia, Prabowo sudah berpengalaman di pemerintahan. Sehingga, jika pendamping Prabowo adalah sosok yang memahami ekonomi, akan terbentuk pasangan capres cawapres yang solid.
"Beliau telah memiliki pengalaman memimpin di kementerian, serta memimpin banyak organisasi, termasuk dalam bidang hukum, hanya tinggal bidang ekonomi. Jika Pak Prabowo didampingi oleh seseorang yang memahami ekonomi, menurut saya ini adalah tim yang kuat," ujar dia.
Hal ini akan langsung berjalan, dan kita akan menghadapi seratus tahun Indonesia pada tahun 2045 dengan baik, di mana masyarakatnya sejahtera, rakyatnya makmur, dan negaranya diberkahi," sambungnya.
Ia menjelaskan, perteuan dirinya dengan Prabowo menjadi momen mengenang masa lalu. Salah satunya, kata dia, saat mereka berdua mempersiapkan tim pendakian Gunung Everest.
"Tadi kami berbicara dengan rasa nostalgia, di mana pada tahun 90-an beliau banyak membimbing saya," kata Jusuf Hamka, berkisah saat berjumpa dengan Prabowo saat masih tergabung dengan Kopassis.
"Kami juga ikut serta bersama-sama dalam mempersiapkan tim Kopassus untuk ekspedisi ke Gunung Everest pada tahun 1996," ujarnya lagi.
Menurut Jusuf Hamka, Prabowo merupakan salah satu putra terbaik Indonesia. Jusuf Hamka menggambarkan Ketua Umum Partai Gerindra sebagai sosok yang memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.
Baca Juga: Ketua DPP PKB Tak Terima PAN Ajukan Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo Subianto
"Saya mengenalnya sejak tahun 90-an. Pada saat itu, beliau berada di Kopassus, dan beliau sungguh-sungguh mencintai NKRI, kita tidak perlu meragukannya. Beliau memang benar-benar berkomitmen pada Republik ini," kata Jusuf Hamka.
Berita Terkait
-
PKS Sarankan Jokowi Ajak Ganjar, Anies dan Prabowo ke Istana: Makan Siang Sambil Curhat-curhatan, Keren!
-
Jadi Kandidat Terkuat Cawapres Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil: Saya Enggak Bisa Nolak
-
Penuhi Aspek Elektoral sebelum Umumkan Cawapres Ganjar, PDIP Sebut September Ada di Tangan Megawati
-
Pengamat: Surya Paloh Pertimbangkan Yenny Wahid Jadi Cawapres Anies
-
Ketua DPP PKB Tak Terima PAN Ajukan Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo Subianto
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN