Suara.com - Dalam rangka meningkatkan literasi digital, Generasi Alumni Muda UB, ITS, Unair atau yang sering di sebut Ganjar Creasi, melakukan program Pelatihan Desain Grafis untuk Generasi Muda Melek Digital, di Warung Kopi Tani, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Pada program pelatihan tersebut turut serta hadir puluhan mahasiswa yang sekaligus praktisi UMKM yang berkecimpung di bisnis online. Hadir pula sebagai narasumber, seorang Praktisi Desain Grafis Fikri Muhammad memberikan materi dalam pelatihan tersebut.
"Kebanyakan generasi muda sekarang kan butuh meningkatkan kemampuan digitalnya, salah satunya yaitu desain grafis karena sangat diperlukan ketika mengerjakan tugas atau bahkan mereka yang sudah memulai untuk berjualan online," ujar Koordinator Wilayah Ganjar Creasi Jawa Timur Ilham Hasan ditulis Senin (17/7/2023).
Dia menjelaskan agar para peserta bisa menimba ilmu dan mengasah keterampilan sesuai bidang keahlian yang diajarkan, dan berlatih semaksimal mungkin baik secara teori maupun praktik.
Ilmu dan keterampilan yang didapat akan bermanfaat di kemudian hari, termasuk agar bisa berwirausaha atau menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.
"Langkah awalnya supaya mereka bisa memahami dasar-dasar dari desain, kemudian bisa dipraktekkan di dalam kehidupan sehari-hari seperti berjualan online karena kan sekarang jamannya sudah harus melek digital," lanjut Ilham.
Ilham mengaku peserta merespon bagus acara tersebut. Sebab, menurut Ilham, peserta yang datang atas dasar kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan yang dimilikinya.
"Bagus responsnya karena ini kegiatan gratis dan rata-rata yang datang karena kebutuhan, sekaligus memberikan dukungan juga sama Pak Ganjar Pranowo," kata Ilham.
Ilham berharap mereka yang hadir dapat menggunakan ilmu desain grafis di dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keperluan tugas atau pun memasarkan usahanya.
Baca Juga: AJI Batam Belajar UI/UX, Dimentori para Profesional dari Infinite Learning di Nongsa Digital Park
"Semoga ini bermanfaat dan mereka bisa mengaplikasikannya di kehidupan yang nyata," pungkas Ilham.
Sementara, Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Gilang merespon bagus diselenggarakan kegiatan tersebut. Menurut Gilang, dirinya ingin memperdalam kemampuan desainnya beserta aplikasi yang digunakan untuk memudahkan proses desainnya.
"Saya ingin belajar, memperdalam ilmu desain dan aplikasi yang digunakan itu apa aja biasanya karena akan saya pake untuk kegiatan tugas maupun organisasi," jawab Gilang.
Gilang berharap kegiatan pelatihan tersebut tidak hanya sekali dilakukan. Sebab, lanjut Gilang, butuh beberapa kali latihan hingga peserta bisa mahir dalam desain grafis.
"Harapannya sih semoga ada terus untuk pelatihannya karena satu kali saja kan tidak cukup, supaya saya dan teman-teman di sini semakin mahir dan terampil," pungkas Gilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Riset Ungkap Fakta di Balik Kritik Medsos Soal MBG
-
Tenor Rumah Subsidi Diperpanjang Jadi 30 Tahun, Pemerintah Klaim Cicilan Lebih Ringan
-
CEO World Economic Forum Mundur Usai Hubungannya dengan Jeffrey Epstein Terkuak
-
Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Waspada Utang Pemerintah, Analis: Investor Bisa Cabut, Rupiah Makin Melemah
-
Keuangan Indonesia Terancam, S&P Peringatkan Kondisi Ekonomi Pemerintah RI
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI
-
Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya
-
Rupiah Makin Lemas Lawan Dolar, Takluk ke Level Rp 16.781/USD