Suara.com - Profil Pahala Nugraha Mansury baru-baru ini menjadi sorotan. Dikabarkan mantan Dirut PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ini akan dilantik menjadi Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu).
Lalu, siapa sebenarnya sosok Pahala Nugraha Mansury? Berikut profil Pahala Nugraha Mansury selengkapnya.
Latar Belakang Pahala Nugraha Mansury
Pahala Nugraha Mansury Pria lahir di Bogor, 8 April 1971. Ia mendapatkan gelar S1 nya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Kemudian memperoleh gelar S2 nya di MBA Finance di Leonard N. Stern School of Business.
Pahala memulai kariernya di Jakarta sebagai change management consultant di Andersen Consulting hingga tahun 1997. Ketika Menjalani pendidikan S2 nya di New york, Pahala pun kemudian bekerja paruh waktu di salah satu perusahaan pengelolaan investasi yang ada disana.
Kemudian, pada 1999 Pahala bekerja sebagai senior consultant di Booz Allen Hamilton hingga pada 2003 Ia pun menjabat sebagai Project Leader di Boston Consulting Group. Pahala juga pernah meraih kualifikasi sebagai CFA Charterholder dari CFA Institute.
Karier Pahala Nugraha Mansury
Karier Pahala semakin gemilang pada 2003. Saat itu, Bank Mandiri merekrutnya dan ia berganti-ganti posisi jabatan sebagai group head corporate development lalu pindah ke divisi change management office, divisi accounting, dan divisi economic research. Hingga pada 2006, ia diangkat menjadi EVP Coordinator Finance & Strategy and Chief Financial Officer. Pahala juga mencetuskan kegiatan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) di Bank Mandiri.
Setelah menjabat sebagai EVP Coordinator Finance & Strategy and Chief Financial Officer pada tahun 2010, Pahala dipercaya untuk menjabat sebagai Managing Director dan Chief Financial Officer selama setahun, yaitu pada 2011-2012. Hingga 2016, ia masih tetap menjabat di Bank Mandiri sebagai Managing Director Finance & Strategy.
Baca Juga: Populasi Meningkat Drastis, Indonesia Terancam Kekurangan Pangan
Kemudian, Pahala dipercaya menjadi Dirut PT Garuda Indonesia melalui Rapat Pemegang Saham (RUPS) pada tahun 2017. Namun, pada masa jabatannya PT Garuda mengalami kerugian yang cukup besar. Hingga akhirnya pada 11 September 2018, Pahala dicopot dari Dirut Utama Garuda Indonesia. Ia lalu dipindahkan sebagai Direktur Keuangan Pertamina di bawah Direktur Utama Nicke Widyawati
Pahala Nugraha Mansury Dipanggil Presiden
Pada 2019, ia diangkat menjadi Dirut Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Hingga akhirnya, pada Rabu, 23 Desember 2020 Pahala diangkat menjadi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh Presiden Joko Widodo.
Demikian profil Pahala Nugraha Mansury beserta perjalanan karirnya hingga menjabat sebagai wakil menteri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
Terkini
-
Profil Pengusaha di Balik Emiten ZINC, Harga Sahamnya Mendadak Curi Perhatian
-
Produksi AS Terpangkas Badai, Harga Minyak Dunia Justru Terkoreksi
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
OJK Cabut Izin Usaha PT Varia Intra Finance, Ini Faktornya
-
Purbaya Cuek soal Peringatan Noel: Gue Enggak Terima Duit, Gaji Gue Gede!
-
Sepanjang 2025, Pengembang Serah Terima 16.500 Unit Hunian di Meikarta
-
Pakar: Dugaan Fraud Dana Syariah Indonesia Bisa Tekan Minat Investor Pindar
-
Deretan Harga Pangan Nasional Kompak Turun Jelang Akhir Januari 2026, Beras Ikut Meluncur
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Rupiah Anjlok Lagi
-
Purbaya Ancam Potong Anggaran Kemenhub, Geram Banyak Kapal Asing Tak Bayar Pajak