Suara.com - Gerakan Passeddingeng Masyarakat Bone gencar memberikan berbagai pelatihan yang bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas warga.
Kali ini, sukarelawan Ganjar Pranowo tersebut menggelar pelatihan membuat kue putu ambon di Desa Padatuo, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Koordinator Daerah (Korda) Gerakan Passeddingeng Masyarakat Bone Ruslandi mengatakan, dalam kesempatan kali ini, dirinya melihat potensi masyarakat Desa Padatuo yang merupakan penghasil beras ketan.
Karena itu, pihaknya menginisatori pelatihan pembuatan kue putu ambon yang berbahan dasar beras ketan. Para peserta yang merupakan warga setempat menyambutnya dengan antusias.
"Alhamdulillah, masyarakat mengapresiasi kegiatan yang kami lakukan ini. Kebetulan daerah ini didominasi hasil bumi seperti beras. Kami melakukan pelatihan membuat putu ambon sembari mengolah hasil bumi menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat Desa Padatuo," ungkapnya ditulis Rabu (19/7/2023).
Diketahui, kue ini termasuk makanan khas masyarakat Sulawesi yang Ini terbuat dari beras ketan, kelapa, dan gula merah.
Dari pelatihan ini, Ruslandi berharap warga desa tersebut bisa membuka usaha putu ambon setelah mengikuti pelatihan itu. Gerakan Passeddingeng juga ingin pelatihan tersebut menjadi momentum munculnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Padatuo. Dengan demikian, kue tersebut bisa dikenal dan terus berkembang sehingga dapat dipasarkan di beberap daerah di Indonesai.
"Harapannya buat masyarakat Padatuo, bagaimana produktivitas UMKM macam kue putu ambon bisa berkembang untuk dipasarkan di beberapa daerah," katanya.
Gerakan ini sekaligus menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo sebagai bacapres dalam Pilpres 2024.
Baca Juga: Munculkan UMKM-UMKM Baru Lewat Pelatihan Pembuatan Agar-Agar dari Rumput Laut
"Pelatihan tersebut sekaligus menyosialisasikan Ganjar Pranowo untuk menjadi presiden 2024. Kami ingin yang terbaik buat beliau," katanya.
Sementara itu, Hastuti, pemateri pelatihan, ingin masyarakat Bone semakin berkembang dengan meningkatkan kreativitas dalam membuat makanan khas Sulawesi tersebut.
"Semoga ke depannya kreativitas masyarakat Bone lebih bisa meningkat lagi setelah adanya pelatihan ini," ungkapnya.
Perempuan yang juga warga Desa Padatuo juga akan menjadi inisator untuk menggerakkan tetangganya untuk sama-sama memaksimalkan hasil buminya untuk mengembangkan potensi penganan putu ambon.
"Saya dan teman-teman sangat berminat agar bisa saya mengembangkan usaha kue putu ambon ini," jelasnya.
Perempuan yang juga seorang pedagang kue di desanya itu menjelaskan beberapa hal dalam pembuatan kue yang terbuat dari beras ketan, gula merah, dan kelapa tersebut.
"Bahan-bahannya beras ketan, kelapa setengah tua, gula merah. Kelapa dicampur dengan tepung ketan. Setelah itu, dicetak di suatu tempat, lalu dimasukkan gula merah. Kemudian, dikukus selama tiga menit," katanya.
Setelah pelatihan ini, mereka bersama-sama mendoakan Ganjar Pranowo agar dapat menjadi presiden Indonesia periode 2024-2029.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada