Suara.com - Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah telah bermitra dengan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) untuk mendirikan rumah sakit internasional di daerah tersebut pada tahun ini.
Setelah bertemu dengan perwakilan UEA di Solo pada hari Kamis, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan bahwa rumah sakit ini akan dibangun di lahan seluas 2 hektare, berdekatan dengan gedung Solo Technopark (STP).
"Kami akan membuat rumah sakit baru, bukan sekadar meningkatkan rumah sakit yang telah ada sebelumnya," ucapnya.
Gibran juga menyebut bahwa rumah sakit ini akan memiliki dua lantai dengan kapasitas pelayanan untuk ratusan pasien. Rencananya, rumah sakit ini akan menyediakan layanan spesialis kardiologi dan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pasien dari luar daerah, sebagaimana RSUD Dr Moewardi.
"Selain kardiologi, nantinya juga akan ditambahkan pelayanan spesialis kanker dan lainnya sesuai dengan kebutuhan di pasar," tambahnya.
Namun, pihaknya belum memutuskan apakah rumah sakit ini akan dikelola oleh pemerintah daerah atau swasta.
Gibran berharap dengan adanya rumah sakit ini, para pasien tidak lagi perlu berobat ke luar negeri dan ia berupaya agar pembangunan rumah sakit dapat segera dimulai tahun ini.
"Semuanya sudah disepakati. Saat ini kami sedang mengurus izin-izin yang diperlukan," tutupnya.
Berita Terkait
-
Sentil Janji 19 Juta Lapangan Kerja Gibran, Siapa Otak Sinetron Para Pencari Tuhan?
-
Tembus 96 Persen! Wilayah Ini Jadi Pendukung Paling Loyal Prabowo-Gibran Menurut Survei Terbaru
-
Shio Gibran Sama dengan Presiden, Intip Ramalan Feng Shui Keduanya di Tahun Kuda Api 2026
-
Wapres Gibran Instruksikan Tol Semarang Demak Seksi I Rampung Pertengahan 2027
-
Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
OJK Restui Empat BPR di Priangan Timur Digabungkan, Apa Untungnya?
-
RI Boncos! Ini Alasan AS Tetapkan Tarif 104 Persen Produk Panel Surya Indonesia
-
Optimalkan Jualan Online, UMKM Kue Kering Alami Lonjakan Pesanan hingga 100% Jelang Lebaran
-
Harga Emas 27 Februari 2026 di Pegadaian Stabil, Saatnya Beli?
-
Dividen TLKM Bakal Lebih Besar dari Tahun Lalu, Kapan Cair?
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus