Salah satu fitur yang paling menonjol dari aplikasi ini adalah fitur eliminasi yang dapat dilakukan secara otomatis. Fitur ini memainkan peran kunci dalam memastikan laporan keuangan akhir benar-benar mencerminkan posisi keuangan perusahaan secara keselurahan, tanpa adanya duplikasi dan kesalahan.
“Dengan berbagai fitur yang terpercaya dan dimilikinya, manajemen lebih mampu mengambil keputusan strategis yang tepat berdasarkan informasi keuangan yang lebih akurat dan dan terpercaya. Perusahaan pun dapat lebih efektif dan efisien dalam menjalankan operasionalnya serta dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan perubahan pasar dan peluang baru yang muncul,” cetusnya.
Sedangkan aplikasi DTP market.idfood.co.id, disiapkan sebagai marketplace pangan B2B untuk menyediakan berbagai kebutuhan pangan seperti minyak goreng, beras, daging, olahan ikan serta produk pangan lainnya yang dapat diakses dengan mudah oleh publik.
Aplikasi ini juga menyediakan metode pembayarannya lengkap baik melalui virtual, tempo dan anggaran dan pengiriman kurir pribadi dengan biaya yang tidak memberatkan dan tidak memperhitungkan berat.
“Semoga peluncuran ketiga aplikasi yang bersamaan dengan pelaksanaan Rakor TI Holding BUMN Pangan ini akan memudahkan proses bisnis di perusahaan dan memudahkan hubungan kerja antara holding dan anak perusahaan sehingga pada akhirnya membantu holding untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Dihantam Aksi Jual, IHSG Terkapar ke Level 7.623
-
Purbaya Ubah Aturan Restitusi Pajak Usai Duga Ada Kebocoran, Berlaku 1 Mei 2026
-
Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD
-
Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
-
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok