Salah satu fitur yang paling menonjol dari aplikasi ini adalah fitur eliminasi yang dapat dilakukan secara otomatis. Fitur ini memainkan peran kunci dalam memastikan laporan keuangan akhir benar-benar mencerminkan posisi keuangan perusahaan secara keselurahan, tanpa adanya duplikasi dan kesalahan.
“Dengan berbagai fitur yang terpercaya dan dimilikinya, manajemen lebih mampu mengambil keputusan strategis yang tepat berdasarkan informasi keuangan yang lebih akurat dan dan terpercaya. Perusahaan pun dapat lebih efektif dan efisien dalam menjalankan operasionalnya serta dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan perubahan pasar dan peluang baru yang muncul,” cetusnya.
Sedangkan aplikasi DTP market.idfood.co.id, disiapkan sebagai marketplace pangan B2B untuk menyediakan berbagai kebutuhan pangan seperti minyak goreng, beras, daging, olahan ikan serta produk pangan lainnya yang dapat diakses dengan mudah oleh publik.
Aplikasi ini juga menyediakan metode pembayarannya lengkap baik melalui virtual, tempo dan anggaran dan pengiriman kurir pribadi dengan biaya yang tidak memberatkan dan tidak memperhitungkan berat.
“Semoga peluncuran ketiga aplikasi yang bersamaan dengan pelaksanaan Rakor TI Holding BUMN Pangan ini akan memudahkan proses bisnis di perusahaan dan memudahkan hubungan kerja antara holding dan anak perusahaan sehingga pada akhirnya membantu holding untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru