Suara.com - Sukarelawan Generasi Alumni Muda UB-ITS-UNAIR atau biasa disebut Ganjar Creasi (G-Creasi) terus menebarkan kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya di wilayah Jawa Timur (Jatim).
Para sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo ini mengadakan pelatihan bagi masyarakat Desa Girimulyo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, tentang pembuatan pakan ternak fermentasi untuk hewan domba dan kambing.
“Hari ini kegiatannya ada pelatihan pembuatan pakan fermentasi untuk domba dan kambing,” kata Wakil Koordinator Ganjar Creasi Malang, Anwar Sidiq ditulis Sabtu (5/8/2023).
Proses pembuatan pakan ternak fermentasi berasal dari jerami dan padi. Para warga diajarkan membuat pakan ternak fermentasi oleh salah satu ahli, yakni Gilang Ady Permana.
Dalam pelatihan yang diselenggarakan Ganjar Creasi, pemateri turun langsung mengajarkan masyarakat perihal membuat pakan ternak fermentasi untuk domba dan kambing, yang berasal jerami serta padi.
Anwar pun berharap, setelah mengikuti kegiatan ini masyarakat Desa Girimulyo mendapatkan ilmu tentang membuat pakan ternak fermentasi, mengingat warga di sana kebanyakan memiliki hewan ternak.
“Harapannya apa yang sudah dilakukan ini bisa diterapkan dan diaplikasikan di ternaknya masing-masing,” kata Anwar.
Diakui Anwar, pelatihan pembuatan pakan ternak fermentasi untuk hewan domba dan kambing disambut antusias oleh masyarakat setempat yang datang ke lokasi kegiatan secara berbondong-bondong.
“Untuk responsnya sangat baik, melihat dari antusiasnya (peserta yang datang),” ungkap Anwar.
Baca Juga: Dua Sapi Ditemukan Mati di Bintan, DKPP Pastikan Bebas dari Penyakit Menular
Di tempat yang sama, salah satu warga yakni Juwarianto (65) menyampaikan rasa apresiasinya kepada Ganjar Creasi lantaran sudah menggelar kegiatan bermanfaat bagi masyarakat.
Juwarianto pun mengatakan setelah mengikuti pelatihan dari Ganjar Creasi, dirinya mendapatkan pengetahuan baru mengenai pembuatan pakan ternak fermentasi untuk hewan domba dan kambing.
“Ya, kami sebagai warga masyarakat merasa senang, masyarakat akan mengerti program seperti ini,” kata Juwarianto.
Selain melakukan pelatihan pembuatan pakan ternak fermentasi untuk hewan domba dan kambing, Ganjar Creasi juga mengenalkan sosok Ganjar Pranowo sebagai calon presiden di 2024 ke warga Desa Girimulyo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur
Alhasil masyarakat setempat sudah mengenal dan menyambut baik sosok Ganjar Pranowo. Mereka turut mendoakannya agar terpilih menjadi Presiden Indonesia 2024.
“Kami masyarakat sangat antusias dengan Pak Ganjar. Semoga dengan Pak Ganjar mencalonkan sebagai capres nanti bisa sukses,” ungkap Juwarianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
IHSG Masih Loyo Pada Penutupan Senin, Padahal 423 Saham Menghijau
-
Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!
-
Superbank Raup Laba Bersih Sebelum Pajak Rp 143,3 M Sepanjang 2025
-
Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional
-
Krakatau Steel Bukukan Laba Bersih 4,6 Juta Dolar AS di Kuartal I-2026
-
Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS
-
Mengapa Purbaya Lembek soal Pajak ke Orang Super Kaya di RI?
-
3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah
-
Indonesia Merugi Rp30 Triliun per Tahun dari Makanan Tidak Aman
-
Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan