Suara.com - Pemprov DKI Jakarta segera menambah 100 unit bus listrik dalam armada TransJakarta. Adopsi bus listrik menjadi salah satu strategi untuk mengurangi polusi udara di wilayah ibu kota.
Langkah ini, kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, diambil setelah adanya laporan IQAir, indeks kualitas udara di Jakarta mencapai angka 105 dengan fokus pada polutan utama PM2,5.
Ia mengklaim, penambahan 100 unit bus listrik adalah langkah untuk mendorong penggunaan angkutan umum elektrik yang bertujuan mengurangi dampak polusi udara di Jakarta.
"Sasaran penambahan armada TransJakarta adalah untuk mendorong penduduk yang biasanya menggunakan kendaraan pribadi bermotor beralih ke layanan bus listrik yang ramah lingkungan," jelas Syafrin dalam keterangan resmi yang dikutip pada Minggu (13/8/2023).
Sejauh ini, Pemprov DKI Jakarta sudah mengoperasikan bus listrik dalam armada TransJakarta, termasuk yang berasal dari produsen BYD. Bus tersebut terbukti efisien dalam menghadapi kemacetan lalu lintas di perkotaan.
Bersamaan dengan rencana penambahan bus listrik, Pemprov DKI Jakarta juga berencana memberikan insentif kepada warga yang beralih dari kendaraan bermotor konvensional ke kendaraan listrik. Salah satu insentif yang diberikan adalah pembebasan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dengan tarif nol persen.
"Bagi penduduk Jakarta yang memilih untuk membeli kendaraan listrik, BBNKB-nya akan dibebaskan sepenuhnya," ungkapnya.
Namun, di sisi lain, pemerintah juga mempertimbangkan opsi untuk menghapuskan pajak impor kendaraan listrik guna mendorong adopsi kendaraan listrik. Saat ini, baru dua model kendaraan listrik lokal yang tersedia, yaitu Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air EV.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa syarat utama untuk memenuhi syarat insentif adalah dengan memiliki pabrik di Indonesia.
Baca Juga: Prediksi Madura United vs Persija Jakarta di BRI Liga 1: Preview, Skor dan Live Streaming
"Ini merupakan bagian dari paket insentif yang akan diperkenalkan oleh pemerintah untuk menarik investasi. Jadi, insentif yang disediakan bukan untuk tujuan impor, melainkan untuk menarik investasi kendaraan listrik ke Indonesia. Jika tidak ada investasi, maka tidak akan ada insentif. Oleh karena itu, memiliki pabrik adalah syarat wajib," tegas Menperin.
Berita Terkait
-
Jadwal Live BRI Liga 1 Hari Ini: Ada Persib vs Barito Putera dan Madura United vs Persija
-
Rentan Sakit karena Polusi, Ketua DPRD DKI Usul Pekerja Lapangan Dapat Insentif Buat Beli Obat
-
Minggu Pagi Ini, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Nomor 1 di Dunia
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta di BRI Liga 1: Preview, Skor dan Live Streaming
-
Bejat! Viral Pedagang Keliling Diduga Lakukan Pelecehan ke Anak SD, Aksinya Terekam CCTV
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang