Suara.com - Pinpri, yang merupakan singkatan dari pinjaman pribadi dengan foto avatar Korea, kini sedang menjadi perbincangan di media sosial Twitter atau X.
Pinpri yang diduga tidak memiliki dasar hukum ini menerapkan peraturan yang sangat ketat, dimana jika seseorang yang meminjam telat membayar selama 1 menit saja, maka data mereka akan segera disebarluaskan.
Fenomena ini salah satunya diunggah oleh akun Twitter @PartaiSocmed dan segera menjadi topik pembicaraan di kalangan warganet. Banyak akun yang menggunakan avatar Korea secara masif menawarkan pinjaman pribadi atau pinpri. Selain pinpri, beberapa akun juga menawarkan investasi dan arisan duos.
Menariknya, akun-akun ini seringkali membentuk grup di WhatsApp. Yang lebih mengkhawatirkan, data pribadi para peminjam akan segera disebarluaskan jika mereka telat membayar. Data yang seringkali disebar mencakup informasi seperti KTP dan foto peminjam.
Para peminjam harus memastikan untuk tidak terlambat membayar pinjaman mereka, bahkan hanya satu menit pun. Jika mereka terlambat, data pribadi mereka serta data keluarga akan segera disebarluaskan.
Dalam sebuah posting di Twitter yang dibagikan oleh @PartaiSocmed, seorang korban mengungkapkan bahwa ia bahkan dipecat dari pekerjaannya setelah penyedia pinpri tersebut meneror atasannya karena ia telat membayar pinjamannya.
Salah satu netizen di Twitter dengan nama @/bw***ba bahkan mengklaim memiliki kenalan yang memanfaatkan pinjaman pribadi dengan nilai Rp500 ribu. Namun, dalam waktu dua hari diminta mengembalikan nominal Rp650 ribu, jika terlambat akan mendapatkan denda Rp50 ribu per hari.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai fenomena pinpri ini.
Baca Juga: Viral! Baru Diresmikan Jokowi LRT Jabodebek Mati Listrik, Penumpang Desak-desakan dan Gerah
Berita Terkait
-
Saling Sindir Merek Sepeda Motor Gegara Rangka Patah yang Viral
-
Apes! Seorang Bocah Tersangkut di Pagar Usai Ambil Buah Milik Warga
-
Modifikasi Motor Jadi Super Nyeleneh, Warganet: Mending Jalan Kalau Ditawarin Naik
-
Bangkai Biawak Digantung di Flyover Sudirman Pekanbaru, Pelaku Masih Misterius
-
Viral! Baru Diresmikan Jokowi LRT Jabodebek Mati Listrik, Penumpang Desak-desakan dan Gerah
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998