Suara.com - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) yang merupakan anak usaha dari PT Pertamina International Shipping (PIS), Sub Holding Integrated Marine Logistics (IML) berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang menggerakan berbagai elemen masyarakat sejumlah lebih dari 1.300 orang dalam aksi pembersihan sampah di sepanjang pesisir Kampung Nelayan Tambakrejo, Semarang.
Sebanyak lebih dari 1.300 orang hadir yang terdiri dari siswa sekolah dasar, mahasiswa perguruan tinggi, pengurus bank sampah binaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, komunitas peduli lingkungan, TNI/Polri, serta masyarakat umum.
Mereka bersatu untuk membersihkan sampah di sepanjang pesisir Kampung Nelayan Tambakrejo. Sebanyak 12,6 ton sampah yang diangkut kedalam 8 truk berhasil terkumpul dan selanjutnya akan disalurkan ke tempat pembuangan akhir (TPA) untuk dipilah dan dikelola kembali.
Program yang bertajuk “Coastal Clean Up” ini merupakan bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (“TJSL”) PT Pertamina Trans Kontinental di bawah pilar Pertamina Transko Environment, yaitu program TJSL yang berfokus pada pelestarian lingkungan.
Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan Hari Ulang Tahun ke-54 PTK yang jatuh pada 9 September mendatang. Dipilihnya Kampung Nelayan Tambakrejo dilatarbelakangi oleh tingginya laporan mengenai tumpukan sampah di wilayah tersebut dari DLH Kota Semarang.
Coastal Clean Up ini juga menggandeng Pandawara Group, influencer sekaligus content creator yang aktif mengkampanyekan isu lingkungan melalui berbagai konten media sosial serta event pembersihan lingkungan secara massal dari sampah.
Diharapkan, hadirnya Pandawara ini bisa memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat yang hadir untuk semakin cinta lingkungan.
Dukungan pun datang dari Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas inisiatif yang telah dilakukan oleh PT Pertamina Trans Kontinental beserta seluruh pihak yang mendukung program ini. Ia pun berharap kolaborasi-kolaborasi yang telah terbangun ini bisa terus berlanjut.
“Sekali lagi kami mewakili Pemerintah Kota Semarang menyampaikan maturnuwun kepada PT Pertamina Trans Kontinental beserta teman-teman dari Pandawara yang tentu ini bisa memberikan semangat. Kita tidak bisa ego sektoral, ini adalah tentang bagaimana kolaborasi semua pihak untuk memerangi sampah, agar kota semarang khususnya ini bisa bersih, nyaman dan indah,” ujar Walikota Semarang yang akrab disapa Mbak Ita ditulis Senin (4/9/2023).
Baca Juga: Disperindag Sleman Klaim Berhasil Kurangi Produksi Sampah Harian di Pasar
Sementara itu, I Ketut Laba selaku Direktur Utama PTK menuturkan bahwa selain mengelola bisnis, PT Pertamina Trans Kontinental juga memiliki program tanggung jawab sosial dan lingkungan, dan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk programnya.
“Kami berkolaborasi dan bersinergi dengan DLH Kota Semarang, juga mengajak influencer Pandawara Group yang memang aktif di kegiatan-kegiatan lingkungan. Antusias kegiatan Coastal Clean Up ini pun sangat baik karena banyak lintas elemen masyarakat yang terlibat. Hal ini juga menandakan perlunya kolaborasi untuk menyelesaikan sebuah masalah, terutama tentang sampah. Kami berharap program Coastal Clean Up ini memberikan kontribusi kepada masyarakat dan menggugah kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menjaga lingkungan hidup, karena permasalahan sampah adalah tanggungjawab bersama,” pungkas I Ketut Laba.
Sebagai informasi, setelah dilaksanakannya aksi bersih-bersih pesisir ini, Pertamina Trans Kontinental juga akan melaksanakan Coastal Clean Up lanjutan bersama relawan “Eco Guardian” yang berlokasi di Pantai Maron Kota Semarang dan juga pelatihan pengolahan limbah plastik bagi Bank Sampah Binaan PT Pertamina Trans Kontinental.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel Mulai 'Cekik' Biaya Ekspor RI ke Timur Tengah
-
Rupiah Kian Terjepit, Ancaman Level Rp17.000 Mulai Menghantui
-
Siaga Penuh! PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik Utama
-
Strategi Menyimpan Uang THR untuk Generasi Sandwich, Anti Boncos Pasca Lebaran
-
Arus Mudik Lewat Kapal Ferry Diproyeksi Tembus 5,8 Juta Penumpang
-
TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-secure Connectivity Melalui Data Center
-
BTN Siapkan Uang Tunai Rp23,18 Triliun untuk Kebutuhan Transaksi Lebaran 2026
-
Purbaya Yudhi Sadewa Optimis Investigasi Dagang AS Tak Pengaruhi Prospek RI
-
Purbaya Kurusan usai Jabat Menkeu, Akui Berat Badan Turun 9 Kg
-
Minyak Meroket Lagi Tembus US$100, Strategi Tekan Harga Ala Trump Gagal?