Suara.com - BPJS Kesehatan berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi di ajang penghargaan Top GRC (Governance, Risk, and Compliance) Awards 2023. Ajang ini merupakan sebuah apresiasi terhadap lembaga/perusahaan yang berkinerja unggul dalam menerapkan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan. Penghargaan ini menjadi bukti konkret komitmen BPJS Kesehatan untuk menjalankan praktik tata kelola lembaga yang baik.
Penghargaan yang berhasil diraih adalah TOP GRC Awards 2023 # 5 Star. Penghargaan ini menandakan bahwa BPJS Kesehatan telah menunjukkan keunggulan dalam sistem, infrastruktur, dan implementasi yang terkait dengan Good Corporate Governance (GCG), Manajemen Risiko, Manajemen Kepatuhan, serta pemanfaatan teknologi digital yang luar biasa. Prestasi ini menempatkan BPJS Kesehatan di level yang sangat eksepsional, mendukung keberhasilan implementasi GRC, dan berkontribusi pada peningkatan kinerja organisasi yang berkelanjutan.
"Kesuksesan BPJS Kesehatan dalam menghadapi tantangan-tantangan GRC yang kompleks telah menempatkannya pada level yang sangat luar biasa. Dengan pemanfaatan teknologi digital yang inovatif, BPJS Kesehatan telah memperkuat tata kelola organisasi, manajemen risiko yang efektif, dan pemenuhan berbagai peraturan dan ketentuan yang berlaku," terang Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, saat menghadiri kegiatan TOP GRC Awards 2023.
Selain itu, Ghufron juga menerima penghargaan eksklusif sebagai The Most Committed GRC Leader 2023. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmennya yang tak tergoyahkan dalam mendukung kelengkapan sistem dan infrastruktur GRC di BPJS Kesehatan.
"Keberhasilan BPJS Kesehatan dalam mencapai penghargaan # 5 Star tidak terlepas dari komitmen kuat untuk menjadikan GRC sebagai inti dari strategi bisnis organisasi. Tanpa dukungan dan komitmen tinggi dari seluruh Duta BPJS Kesehatan, sistem, infrastruktur, dan implementasi GRC yang baik, hal ini tidak akan bisa dicapai," ujar Ghufron.
Dirinya mengatakan, melalui TOP GRC Awards, harapannya terjadi peningkatan kesadaran dan komitmen dalam penerapan GRC di seluruh stakeholder. Praktik tata kelola yang baik, manajemen risiko yang cerdas, dan pemenuhan ketat terhadap peraturan adalah kunci untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta berkontribusi pada pembangunan perekonomian nasional.
"BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanannya dan mempertahankan standar keunggulan dalam semua aspek GRC. Prestasi ini tidak hanya menginspirasi sektor kesehatan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi semua stakeholder untuk mengadopsi praktik-praktik GRC yang terbaik, demi memajukan bangsa Indonesia,” ucap Ghufron.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), Mardiasmo menyampaikan, implementasi GRC adalah komponen kunci sebuah organisasi untuk mencapai keberhasilan, dan beroperasi dengan efisien dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks. Implementasi GRC membantu organisasi mencapai tujuan dengan cara yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
"Hal ini juga memungkinkan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis dan regulasi yang terus berubah. Selain itu, GRC juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam sebuah organisasi/perusahaan. Organisasi dengan implementasi GRC yang kuat cenderung lebih mampu menjaga keberlanjutan bisnis mereka dalam jangka panjang," jelas Mardiasmo.
Baca Juga: Edukasi Masyarakat tentang JKN, BPJS Kesehatan Keliling Hadir di Singkawang
Ketua Dewan Juri Top GRC Awards 2023, Antonius Alijoyo juga mengatakan, dengan semakin efektifnya implementasi GRC ini, maka kinerja bisnis lembaga/perusahaan di Indonesia akan tetap aman dan tumbuh dengan baik. Kepercayaan masyarakat akan tetap terjaga dan bahkan makin meningkat.
Berita Terkait
-
Waroeng Steak & Shake Raih Penghargaan Atas Kontribusi Sosial Pada Ekosistem Halal di Indonesia
-
INDODAX Short Film Festival 2023 Siapkan Hadiah Sampai Rp 100 Juta, Intip Bocorannya
-
Aktif dalam Pelayanan Masyarakat, Claudia Angelica Memenangkan Penghargaan Internasional
-
Peran RS Terapung Atasi Kasus Jantung Peserta BPJS Kesehatan Asal NTT
-
Implementasikan GRC, Bank KB Bukopin Raih 3 Penghargaan dalam GRC Performance Excellence Awards 2023
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai