Suara.com - PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) menggarap kawasan kluster hunian baru di Bintaro Jaya, yaitu Cluster Aralia Botanica District. Kluster tersebut hadir untuk berkontribusi dalam mengatasi kepadatan dan tingginya mobilitas di Jakarta dan sekitarnya.
Wakil Direktur Utama PT Jaya Real Property Yohanes Hengky Wijaya mengatakan, Botanica Aralia dibangun dengan tema Tree yang akan dibagi ke dalam 4 subdistrict atau cluster. Botanica Aralia merupakan cluster modern pertama dari empat cluster yang akan dibangun tersebut.
"Melalui produk ini penghuni dengan mobilitas tinggi akan sangat dimudahkan karena lokasinya terhubung langsung dengan tol Parigi yang bisa menjangkau airport Soekarno-Hatta hanya 15 menit dan juga mempunyai akses langsung dengan Boulevard Bintaro Jaya menuju pintu tol Pondok Aren ke arah Jakarta Selatan," ujarnya yang dikutip, Kamis (7/9/2023).
Gaya modern dan natural dapat terlihat jelas dari akses jalan menuju Botanica District yang sangat teduh dan rapi, terdapat banyak ruang terbuka untuk aktivitas outdoor di dalam cluster seperti Aralia Petals yang merupakan suatu plaza yang penuh dengan tanaman softscape, Jogging track yang menggugah penghuni untuk bersemangat menjaga pola hidup sehat yaitu Aralia Leaves yang dikelilingi dengan pohon peneduh sehingga menciptakan rasa nyaman ketika berolahraga, kemudian terdapat Aralia Roots taman yang berbentuk koridor dan Aralia Seeds taman yang terdapat seating area (open lawn), yang memiliki desain modern untuk mengajak para penghuni melakukan aktivitas di luar rumah dan lebih menyatu dengan alam.
Tidak hanya itu, kesan modern juga dapat dirasakan pada hunian di Botanica Aralia, dimana terdapat 3 tipe hunian yang ditawarkan diantaranya 7x16, 8x16, dan 9x16. Botanica District tentunya hunian yang memberikan kenyaman dan ketenangan terutama bagi milenial dengan aktivitas dan mobilitas yang tinggi.
Kenyamanan dan ketenangan turut menjadi konsentrasi dari JRP sebagai nilai lebih untuk membangun untuk memenuhi fasilitas yang dibutuhkan, alun-alun yang akan dibangun sebagai sarana sekaligus destinasi utama bagi warga Bintaro Jaya untuk melakukan rekreasi, berkumpul, dan berolahraga. Tidak hanya itu, alun-alun ini juga membuka peluang bagi para warga Bintaro untuk bisa menikmati segala kemudahan karena menjadi lokasi hunian yang terdekat dengan alun-alun, yang akan menjadi jantung Bintaro Jaya.
Tidak hanya itu, bagi warga pengguna transportasi umum, Bintaro Jaya dilengkapi banyak pilihan moda transportasi karena memiliki 3 stasiun kereta api, Intrans dan Royal Trans didalamnya. Adanya semua fasilitas tersebut tentunya menambah kepraktisan penghuni dalam melakukan mobilitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
6 Ruas Tol Ini Digratiskan Selama Mudik Lebaran 2026, Cek Daftarnya
-
Pengamat Ungkap 7 Poin Perjanjian Indonesia-AS Berpotensi Ancam Ekonomi Nasional
-
Daftar 6 Ruas Tol yang Dibuka Fungsional Selama Mudik Lebaran
-
Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi
-
Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998
-
BI: Transformasi Digital Sistem Pembayaran Indonesia Jadi Rujukan Lembaga Keuangan Dunia
-
Bukan Esemka, Industri Nasional Ini Sudah Mampu Produksi Mobil Pikap Sendiri
-
Ratusan Saham Masih Belum Penuhi Ambang Batas Free Float IHSG
-
Pengamat: Kesepakatan Dagang Indonesia-AS Gugur, Tak Perlu Gabung BoP!
-
Amerika Serikat Masih 'Labil', Pemerintah Diminta Tak Buru-buru Ratifikasi ART RIAS