Suara.com - Timnas Indonesia tampil apik dengan mengalahkan Turkmenistan 2 – 0 dalam Fifa Matchday, 8 September 2023 lalu. Pemain Timnas Indonesia dengan gaji terbesar di klub pun menjadi perhatian. Pasalnya, tak tanggung-tanggung, pelatih Shin Tae-yong sampai memanggil pemain yang berkarier di luar negeri untuk memperkuat Skuad Garuda.
Lantas, berapa gaji pemain tim nasional di level klub? Berikut merupakan lima yang terbesar dari total 24 pemain baik yang berkarier di dalam maupun di luar negeri.
1. Jordi Amat Maas
Nama Jordi Amat naik daun pada 2022 lalu saat wacana naturalisasi pemain asal Barcelona, Spanyol itu. Jordi Amat kini bergabung dengan klub Johor Darul Takzim setelah sebelumnya merumput di berbagai klub di Eropa.
Disebutkan bahwa pemain lulusan Akademi Sepakbola Espanyol tersebut dibayar 22.000 euro per pekan dan total 1,18 juta euro per tahun. Jika dikonversi ke rupiah, gaji Jordi Amat dalam setahun bisa mencapai Rp 28 miliar. Angka ini tentunya sangat besar bagi klub Indonesia.
Walau demikian, pemilik klub Ismail Sultan Ibrahim menyebutkan kedatangan Jordi Amat merupakan keuntungan besar bagi klubnya. Tenku Ismail pun mengakui jika Jordi Amat berhasil dinaturalisasi Indonesia. Pemain berpaspor Spanyol itu akan menjadi aset paling berharga buat skuad Garuda.
2. Marc Anthony Klok
Tidak hanya yang merumput di luar negeri, Gaji Marc Klok di Persib Bandung juga terbilang fantastis. Gaji yang diterimanya ketika bermain di Persib bandung adalah sebesar Rp 6,1 miliar per musim. Gaji ini menjadi salah satu yang tertinggi dibandingkan dengan pemain lainnya yang berlaga di Indonesia, sehingga Marc Klok merupakan pemain sepakbola termahal 2023.
Selain mendapatkan gaji, ia juga diketahui membintangi beberapa iklan produk dengan nilai yang tidak kecil. Belum lagi jika menghitung bisnis dan usaha yang dimilikinya di bidang fashion dan peralatan olahraga, nilai total kekayaannya ditaksir lebih dari Rp71,9 miliar dan terus bertambah.
3. Stefano Lilipaly
Pemain Borneo Fc yang juga hasil naturalisasi ini memiliki gaji yang tak kalah fantastis. Saat ini nilai pasarnya mencapai 35.000 euro atau Rp5,6 miliar. Sebelumnya Lilipaly berhasil mengantarkan Bali United menjadi juara Liga 1 Indonesia tahun 2019 ditambah dengan ia adalah salah satu kunci penting di kubu Timnas Senior Indonesia.
Stefano Lilipaly merupakan pesepak bola kelahiran Arnhem, Belanda, pada 10 Januari 1990. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang dan sayap ini memiliki keturunan Indonesia-Belanda.
4. Asnawi Mangkualam
Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam selama berkarier di Korea Selatan dikabarkan menerima gaji yang jauh lebih murah. Sebab, dari beberapa kabar yang beredar, pemain berusia 23 tahun itu hanya mendapatkan upah sebesar Rp800 juta per musim dari Jeonnam Dragons.
Selain itu, Asnawi juga masih terlibat kontrak di Korea Selatan hingga 31 Desember 2023. Sementara itu, melansir unggahan TikTok @thebestbali009 yang diunggah kembali oleh akun gosip Instagram @lambe_danu, total gaji Asnawi total mencapai Rp1 miliar per tahun.
"Total gaji Asnawi Mangkualam Jeonnam Dragons, di Rp 35 perak per detik, Rp 2.100 per menit, Rp126.00 per jam, Rp3.024.000 per hari, Rp21.168.000 per minggu, Rp84.672.000 perbulan, Rp1.016.064.000 pertahun" tulis @thebestbali009.
5. Rachmat Irianto
Pemain Persib Bandung lain yang tak kalah mentereng gajinya adalah Rachmat Irianto. Klub asal Kota Kembang itu merekrut Rachmat dari Persebaya Surabaya dengan harga Rp5 miliar. Harga itu terbilang wajar mengingat performa apik Rachmat selama memperkuat tim nasional.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Berhasil Bawa Timnas Indonesia ke Piala Asia U-23, Berapa Gaji Shin Tae-yong?
-
Prestasi Mentereng Calon Lawan Timnas Indonesia U-17 di Fase Grup Piala Dunia U-17 2023, Sanggup Menang?
-
2 Pemain Keturunan Ini akan Perkuat Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022
-
Indra Sjafri Beri Respons Usai Persis Solo Ogah Lepas Ramadhan Sananta ke TImnas Indonesia U-24
-
Timnas Indonesia U-24 Compang-Campin! Usai Ramadhan Sananta, Giliran Beckham Putra dan Kadek Arel Terancam Tak Ikut
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Baznas Tetapkan Nisab Zakat 2026 Naik 7 Persen, Ini Alasannya
-
Ancaman Pelarangan Vape Dinilai Bisa Matikan UMKM dan Ratusan Ribu Lapangan Kerja
-
Perkuat Fondasi Kelistrikan Nasional, PLN Enjiniring Akselerasi Transformasi Digital dan SDM
-
Danantara Gaspol Bentuk Holding BUMN Maskapai, Target Semester I-2026 Rampung
-
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, SMGR Catat Nihil Fatalitas di Seluruh Pabrik
-
Naik Tipis, CIMB Niaga Raup Laba Rp6,93 Triliun
-
OJK Restui Empat BPR di Priangan Timur Digabungkan, Apa Untungnya?
-
RI Boncos! Ini Alasan AS Tetapkan Tarif 104 Persen Produk Panel Surya Indonesia
-
Optimalkan Jualan Online, UMKM Kue Kering Alami Lonjakan Pesanan hingga 100% Jelang Lebaran
-
Harga Emas 27 Februari 2026 di Pegadaian Stabil, Saatnya Beli?