Suara.com - Keputusan menjadikan APBN sebagai jaminan utang pembangunan Kereta Cepat yang melibatkan konsorsium asal China menuai beragam kritikan. Salah satu yang dikhawatirkan, Indonesia bakal kena jebakan utang China seperti yang sudah dialami sejumlah negara di bawah ini.
Kendati demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan penjelasan mengapa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 89 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemberian Penjaminan Pemerintah untuk Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung harus diterbitkan.
Sri Mulyani menjelaskan aturan tersebut sebatas tata laksana penjaminan terhadap proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung yang telah diatur dalam Perpres 93 tahun 2021. BPKP dan BPK pun telah merekomendasikan penanganan cost overrun atau perubahan biaya.
Penjaminan dibutuhkan karena PT KAI selaku ketua konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang memiliki saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) harus mencari dana tambahan akibat biaya pembangunan kereta cepat yang membengkak.
Lantas benarkah keputusan ini akan membuat Indonesia terjebak dalam utang China? Belum ada jawaban yang pasti, tapi yang jelas Indonesia mesti belajar dari negara-negara berikut ini yang sudah terlebih dahulu terjebak utang China.
Sri Lanka pernah mengalami krisis ekonomi paling parah sepanjang sejarah pada April 2022 lalu. Salah satu guru besar di Tata Institute of Social Sciences,R Ramakumar, dalam tulisannya yang diterbitkan Channel News Asia, menyebutkan kebijakan pinjaman China adalah penyebab utama situasi ekonomi yang mengerikan di Sri Lanka.
"Banyak yang percaya bahwa hubungan ekonomi Sri Lanka dengan China adalah pendorong utama di balik krisis. Amerika Serikat menyebut fenomena ini diplomasi jebakan utang," tulis dia.
Pakistan
Baca Juga: Uji Coba Kereta Cepat Jakarta Bandung Daftar Dimana? Ini Link, Cara dan Syarat Ketentuan
Saat membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air Karot, Pakistan berutang kepada China dengan tingkat suku bunga 5,11 persen. Jumlah ini tergolong tinggi karena lembaga asal China biasanya menerapkan bunga maksimal 4,2 persen. Di samping itu, persyaratan pembayaran disebut sangat kaku dengan tingkat transparansi yang rendah.
Kenya
Kenya pernah berurusan terkait utang dengan China saat membangun proyek kereta api Standard Gauge Railway (SGR) yang menghubungkan Mombasa dan Nairobi.
Namun, pemerintah mengelak rumor yang menyebut bahwa jaminan utang negara adalah Pelabuhan Mombasa. Pelabuhan tersebut adalah pelabuhan paling sibuk dan menjadi lalu lintas perdagangan di Kenya.
Maladewa
Awalnya Maladewa menerima suntikan dana dari China senilai USD200 juta dengan status utang untuk membangun jalan penghubung pulau ibu kota Male ke pulau Hulumale. Pembangunan dilakukan untuk mengatasi krisis lahan hunian. Belakangan, negara ini mengaku utang mereka membengkak menjadi USD1,4 miliar padahal total PDB hanya USD4,9 miliar.
Berita Terkait
-
Pasar Properti China Merana, Saham Evergrande Anjlok 24 Persen
-
Kuota Uji Coba Gratis Kereta Cepat Ludes Cuma Beberapa Jam, Masyarakat Diminta Tunggu Hingga Resmi Beroperasi
-
Di Hadiri Wapres, UMKM RI Laris Manis di China
-
Kirgistan 'Selamatkan' Timnas Indonesia U-24, Bantai China Taipei 4-1
-
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta Bandung Daftar Dimana? Ini Link, Cara dan Syarat Ketentuan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa