Suara.com - Harga minyak dunia naik pada Selasa (26/9/2023) dipicu kekhawatiran pengetatan pasokan minyak mentah global. Harga minyak ini terus rally dalam beberapa waktu terakhir dan mencapai rekor tertingginya.
Mengutip Reuters Rabu (27/9/2023) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2023 naik 71 sen, atau sekitar 0,8 persen, menjadi US$90,39 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara harga minyak mentah Brent untuk pengiriman November 2023 meningkat 67 sen, atau sekitar 0,7 persen, menjadi US$93,96 per barel di London ICE Futures Exchange.
Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa waktu lalu mulai khawatir akan lonjakan harga minyak dunia ini. Dia bilang tingginya harga minyak membuat anggaran subsidi energi membengkak.
"Beberapa tadi sudah (diakali) seperti kenaikan subsidi, kompensasi, dan kita akan melihat mekanisme untuk BUMN yang melaksanakan subsidi kompensasi untuk terus menjaga dari sisi volume penargetan mengontrol dari sisi akuntabilitasnya," ungkap Sri Mulyani ditemui di Gedung DPR, Selasa (19/9/2023).
Meski demikian Sri Mulyani dapat bernafas lega, karena kenaikan harga minyak juga dapat berdampak pada kenaikan penerimaan negara melalui kegiatan produksi di sektor hulu migas.
Asal tahu saja alokasi subsidi energi tahun 2024 ditetapkan Rp189,10 triliun, naik 1,73% dari usulan RAPBN 2024 sebesar Rp185,87 triliun.
Adapun rinciannya meliputi, subsidi BBM tertentu dan LPG tabung 3 Kg Rp113,27 triliun dan subsidi listrik Rp75,83 triliun
Baca Juga: Penerimaan Pajak Cukai Rokok Turun, Anak Buah Sri Mulyani Justru Senang
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak