Suara.com - Setelah mendapatkan izin sebagai penyelenggara Bursa Karbon dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 18 September 2023, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah meluncurkan Bursa Karbon Indonesia atau IDXCarbon pada Selasa, 26 September 2023.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan, IDXCarbon merupakan penyelenggara Bursa Karbon resmi di Indonesia yang akan menyediakan sistem dan sarana perdagangan karbon yang transparan, teratur, wajar dan efisien.
“Perdagangan karbon adalah salah satu mekanisme yang dimiliki oleh Indonesia untuk mencapai Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) sebesar 31,89%-43,20% pada 2030 dan mencapai Net Zero Emission di tahun 2060 atau lebih cepat,” sambung Jeffrey melalui keterangan tertulis, Jumat (6/10/2023).
Jeffrey menjelaskan, IDXCarbon mengembangkan sistem perdagangan unit karbon dengan berbasis teknologi blockchain dan berkomitmen memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Ia melanjutkan, pengguna Jasa dapat secara langsung bertransaksi di Bursa Karbon, penyelesaian transaksi dilakukan secara instan, serta transparansi dalam melakukan perdagangan unit karbon.
“IDXCarbon juga telah terhubung dengan Sistem Registri Nasional yang dimiliki oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sehingga mempermudah administrasi perpindahan unit karbon,” imbuhnya.
Kemudian, Jeffrey mengatakan, IDXCarbon mempertemukan penjual dan pembeli untuk dapat melakukan transaksi atas suatu unit karbon tertentu. Dalam pelaksanaanya, terdapat 4 mekanisme perdagangan yang akan diimplementasikan oleh BEI, yaitu pasar reguler, pasar lelang, pasar negosiasi, serta marketplace.
“Sistem yang akan digunakan oleh IDXCarbon berbeda dengan Jakarta Automated Trading System (JATS). IDXCarbon menggunakan sistem yang dikembangkan oleh ACX yang sistemnya juga sudah digunakan di bursa karbon di negara lain seperti Abu Dhabi dan Singapura,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok