Suara.com - Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat di sekitar wilayah operasi, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam membangun kolaborasi melalui program Kampung Agroeduwisata Jayakarta. Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kelurahan Jatinegara Kaum dan Kelompok Tani Hutan Rumah Kaum Jayakarta.
Menurut Sekretaris Perusahaan Antam, Syarif Faisal Alkadrie, program yang berjalan sejak tahun 2021 ini fokus untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dan meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar kawasan Kelurahan Jatinegara Kaum.
“Melalui Kampung Agroeduwisata Jayakarta, Antam bersama Kelurahan Jatinegara Kaum dan Kelompok Tani Hutan Rumah Kaum berupaya meningkatkan kepedulian masyarakat dalam peningkatan kualitas lingkungan melalui berbagai program yang dijalankan,” katanya.
Di Kampung Agroeduwisata ini, para pengunjung bisa mendapatkan pengalaman terkait pelestarian lingkungan melalui konsep belajar dan praktik secara langsung yang dipandu oleh para ahli di bidangnya.
Adapun kegiatan yang dihadirkan antara lain, pertanian, perikanan, hingga pengelolaan sampah terpadu menjadi experience baru bagi para pengunjung yang berpartisipasi di Kampung Agroeduwisata Jayakarta.
Sebagai Pioneer Learning Center Jayakarta, pengunjung dapat mengidentifikasi secara langsung 42 jenis tanaman hias, 40 jenis tanaman endemik, 30 jenis tanaman buah, dan 15 jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga).
Menurut Faisal, hadirnya Kampung Agroeduwisata ini juga akan memberikan sumber pembelajaran baru Kota Jakarta.
“Kampung Agroeduwisata Jayakarta ini membantu penyelesaian permasalahan lingkungan di sekitar Jatinegara Kaum, khususnya melalui Bank Sampah Pintar, yang merupakan salah satu bagian program untuk memberikan kontribusi untuk menurunkan potensi global warming yang menjadi permasalahan utama di bumi kita,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Hutan Rumah Kaum Jayakarta, Adhiwinata mengapresiasi keterlibatan Antam dalam program Kampung Agroeduwisata. Menurutnya, program ini merupakan salah satu bentuk dukungan atas kolaborasi dari banyak pihak dengan visi yang sama.
Baca Juga: 5 Aplikasi ini Bisa Bantu Kamu Meningkatkan Produktivitas saat Bekerja
“Kontribusi Antam UBPP Logam Mulia sangat membantu berjalannya program ini. Kami mengapresiasi Antam serta pihak terkait lainnya seperti akademisi, dinas, dan pemerintah yang senantiasa mendukung jalannya program Agroeduwisata Jayakarta ini,” katanya.
Adhiwinata juga menyebut, keberadaan Kampung Agroeduwisata Jayakarta juga membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar, salah satunya melalui UMKM Lokal Kaum yang dikelola Kelompok Tani Hutan Jayakarta.
“Bukan hanya program Agroeduwisata saja, ciri khas kita adalah UMKM Lokal Kaum yang menyediakan beragam makanan yang dapat dijadikan sebagai buah tangan, seperti Asinan Kaum, Kue Kembang Goyang, dan lainnya. Harapan kami, dapat memperkenalkan kepada para pengunjung bahwa di daerah Jakarta masih ada makanan khas yang menjadi bagian dari pelestarian budaya lokal kita,” katanya.
Berita Terkait
-
Pertamina Perkuat Komitmen Pemberdayaan Masyarakat
-
SMM Dorong Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Komoditas Hortikultura untuk Kendalikan Inflasi
-
Bantu Kelompok Nelayan di Bali, PTPN Group Dorong Keberlanjutan Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
-
Menjadi Best Practice Terbaik Pengelolaan Pemberdayaan Masyarakat, Semen Gresik Raih CSR Awards 2022 dari Pemprov Jateng
-
Kemenhub Gelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat dan Bagikan E-Pas Kecil Secara Gratis di Wilayah Bintan
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK