Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi pertama hari ini Rabu (18/10/2023) tiba-tiba jatuh ke zona merah usai pengumuman Mahfud MD menjadi Calon Wakil Presiden berpasangan dengan Calon Presiden Ganjar Pranowo.
Padahal sebelum penutupan laju indeks saham berada dalam zona hijua sejak pembukaan tadi pagi.
Mengutip data RTI, IHSG ditutup melemah 15,8 poin atau 0,28% di level 6.923.
Sebanyak 277 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 370 saham mengalami penurunan harga 282 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp9,71 triliun.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya BYAN sebesar Rp425 menjadi Rp19.975 per lembar dan SKLT sebesar Rp310 menjadi Rp4.930 per lembar serta ABMM sebesar Rp220 menjadi Rp4.280 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya ISAT sebesar Rp500 menjadi Rp9.650 per lembar dan GGRM sebesar Rp450 menjadi Rp26.200 per lembar serta MKPI sebesar Rp350 menjadi Rp31.500 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya GTRA sebanyak 108.425 kali senilai Rp26,01 miliar kemudian BREN sebanyak 87. 934 kali senilai Rp943,4 miliar dan STRK sebanyak 32.227 kali senilai Rp70,8 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok
-
Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya
-
Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan
-
Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor
-
Bank Mandiri Taspen Buka Tiga Posko Pengaduan Penipuan Investasi
-
Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026
-
Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896
-
Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T