Dengan spesifik menyasar para pemilik UMKM, ketiga narasumber menekankan berbagai kelebihan penerapan keuangan digital, seperti di antaranya bisa menghemat biaya operasional, mempermudah transaksi keuangan, serta bisa mengefektifkan berbagai proses kerja menjadi lebih optimal.
Dari kedua sesi webinar tersebut, tingkat literasi finansial peserta meningkat sebesar 44% untuk peserta di sesi pertama dan sebesar 14% untuk peserta di sesi kedua. Peningkatan literasi finansial ini diukur melalui hasil pre dan post test yang dikerjakan peserta sebelum dan sesudah webinar.
Angka-angka tersebut juga menunjukkan bahwa dua sesi webinar yang diselenggarakan Great Eastern Life Indonesia telah bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman para peserta.
“Senang sekali bisa ikut dalam Webinar Literasi Finansial bersama Great Eastern Life Indonesia. Saya jadi lebih melek tentang pentingnya sebuah asuransi guna mengatasi risiko-risiko yang ada dalam usaha saya. Selain itu saya juga belajar tentang pengelolaan keuangan yang baik. Semoga insight yang saya dapatkan bisa membuat usaha saya semakin naik level,” ungkap Brian, salah satu peserta webinar literasi finansial Reach for a Great Financial Freedom Through Insurance: Wujudkan Kemandirian Finansial melalui Asuransi.
Pada dasarnya, baik untuk webinar pertama maupun webinar kedua, Great Eastern Life Indonesia berharap agar para peserta bisa Jadi Hebat dalam mengelola keuangannya.
“Kegiatan literasi finansial ini sejalan dengan semangat Reach for Great yang selalu kami bawa di dalam setiap kegiatan. Bagi kami, semangat Reach for Great atau Jadi Hebat, salah satunya adalah dengan memiliki kondisi finansial yang baik melalui perencanaan keuangan yang hebat. Untuk bisa memiliki kondisi finansial yang baik, tentunya kita harus punya pemahaman atau literasi yang juga baik,” ujar Nina Ong, Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia ditulis Kamis (19/10/2023).
Great Eastern Life Indonesia berharap dengan diluncurkannya kamus istilah asuransi GREATPedia dan diselenggarakannya dua webinar literasi keuangan, semakin banyak masyarakat yang terliterasi dengan baik akan konsep-konsep dasar finansial.
Dengan literasi yang cukup, Masyarakat bisa mendapatkan solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhannya. Dengan begitu, taraf hidup msyarakat pun bisa meningkat dan mereka bisa berfokus meraih aspirasi hidup untuk Jadi Hebat, Reach for Great.
Baca Juga: Estafet Peduli Bumi Asuransi Astra Hadir di Palangka Raya, Dukung Bulan Inklusi Keuangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
Terkini
-
Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan
-
BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur
-
Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN
-
CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar
-
Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara
-
Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat
-
Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!
-
Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026
-
IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya