- CGS International Sekuritas mengakumulasi 136,7 juta lembar saham PT Hillcon Tbk (HILL) pada 29 Desember 2025.
- Pembelian dilakukan melalui skema *repurchase agreement* pada harga premium Rp256 per lembar saham.
- Pasca transaksi, kepemilikan CGS Sekuritas naik menjadi 20,19%, berbeda dengan Hillcon Equity Management yang menjual saham.
Suara.com - Aksi korporasi signifikan kembali mewarnai pergerakan saham PT Hillcon Tbk (HILL) di penghujung tahun 2025.
CGS International Sekuritas Indonesia dilaporkan telah meningkatkan tumpukan portofolionya pada perusahaan yang bergerak di bidang jasa pertambangan dan konstruksi tersebut.
Dalam laporan keterbukaan informasi teranyar, CGS Sekuritas terpantau menyerap sebanyak 136,7 juta lembar saham HILL.
Transaksi akumulasi ini secara resmi dieksekusi pada tanggal 29 Desember 2025 dengan tujuan memperkuat posisi kepemilikan perusahaan di bursa.
Hal yang cukup menarik perhatian pelaku pasar adalah harga pelaksanaan dalam transaksi ini. Pembelian dilakukan pada harga Rp256 per lembar.
Jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan saham HILL pada hari yang sama (29 Desember 2025) yang berada di level Rp149, maka harga beli tersebut memiliki premium yang cukup tinggi, yakni sekitar 71,81% atau lebih mahal 107 poin dari harga pasar reguler.
Berdasarkan struktur harga tersebut, CGS International Sekuritas merogoh kocek hingga Rp34,99 miliar.
Transaksi ini dilakukan menggunakan skema repurchase agreement (Repo), sebuah kesepakatan kontrak di mana penjual setuju untuk membeli kembali aset tersebut pada waktu dan harga yang telah ditentukan di masa depan.
Pasca rampungnya transaksi ini, cengkeraman CGS Sekuritas atas saham Hillcon kini semakin kuat. Berikut adalah perubahan profil kepemilikannya:
Baca Juga: IHSG Melesat di Awal Perdagangan 2026, Tembus Level 8.676
Sebelum Transaksi: Menguasai 2,83 miliar lembar saham atau setara dengan porsi 19,26%.
Setelah Transaksi: Kepemilikan melonjak menjadi 2,97 miliar lembar saham, yang mewakili 20,19% dari total saham beredar.
Kenaikan porsi sebesar 0,93% ini menunjukkan kepercayaan diri sekuritas tersebut terhadap prospek jangka panjang Hillcon di tengah dinamika sektor pertambangan Indonesia tahun 2026.
Di sisi lain, pemegang saham utama lainnya yakni Hillcon Equity Management, justru terpantau melakukan aksi jual secara bertahap.
Tertanggal 10 Desember 2025, perusahaan tersebut tercatat melepas sebanyak 15 juta lembar saham HILL dengan harga pelaksanaan Rp160 per helai. Dari aksi divestasi minor tersebut, Hillcon Equity Management berhasil mengantongi dana tunai segar senilai Rp2,4 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia
-
Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026
-
Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi
-
Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?
-
Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan
-
Transaksi Kripto Naik di Mei 2026
-
Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG
-
Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak
-
PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput
-
Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera