Bisnis / Makro
Jum'at, 02 Januari 2026 | 15:01 WIB
Ilustrasi /freepik
Baca 10 detik
  • CGS International Sekuritas mengakumulasi 136,7 juta lembar saham PT Hillcon Tbk (HILL) pada 29 Desember 2025.
  • Pembelian dilakukan melalui skema *repurchase agreement* pada harga premium Rp256 per lembar saham.
  • Pasca transaksi, kepemilikan CGS Sekuritas naik menjadi 20,19%, berbeda dengan Hillcon Equity Management yang menjual saham.

Suara.com - Aksi korporasi signifikan kembali mewarnai pergerakan saham PT Hillcon Tbk (HILL) di penghujung tahun 2025.

CGS International Sekuritas Indonesia dilaporkan telah meningkatkan tumpukan portofolionya pada perusahaan yang bergerak di bidang jasa pertambangan dan konstruksi tersebut.

Dalam laporan keterbukaan informasi teranyar, CGS Sekuritas terpantau menyerap sebanyak 136,7 juta lembar saham HILL.

Transaksi akumulasi ini secara resmi dieksekusi pada tanggal 29 Desember 2025 dengan tujuan memperkuat posisi kepemilikan perusahaan di bursa.

Hal yang cukup menarik perhatian pelaku pasar adalah harga pelaksanaan dalam transaksi ini. Pembelian dilakukan pada harga Rp256 per lembar.

Jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan saham HILL pada hari yang sama (29 Desember 2025) yang berada di level Rp149, maka harga beli tersebut memiliki premium yang cukup tinggi, yakni sekitar 71,81% atau lebih mahal 107 poin dari harga pasar reguler.

Berdasarkan struktur harga tersebut, CGS International Sekuritas merogoh kocek hingga Rp34,99 miliar.

Transaksi ini dilakukan menggunakan skema repurchase agreement (Repo), sebuah kesepakatan kontrak di mana penjual setuju untuk membeli kembali aset tersebut pada waktu dan harga yang telah ditentukan di masa depan.

Pasca rampungnya transaksi ini, cengkeraman CGS Sekuritas atas saham Hillcon kini semakin kuat. Berikut adalah perubahan profil kepemilikannya:

Baca Juga: IHSG Melesat di Awal Perdagangan 2026, Tembus Level 8.676

Sebelum Transaksi: Menguasai 2,83 miliar lembar saham atau setara dengan porsi 19,26%.
Setelah Transaksi: Kepemilikan melonjak menjadi 2,97 miliar lembar saham, yang mewakili 20,19% dari total saham beredar.

Kenaikan porsi sebesar 0,93% ini menunjukkan kepercayaan diri sekuritas tersebut terhadap prospek jangka panjang Hillcon di tengah dinamika sektor pertambangan Indonesia tahun 2026.

Di sisi lain, pemegang saham utama lainnya yakni Hillcon Equity Management, justru terpantau melakukan aksi jual secara bertahap.

Tertanggal 10 Desember 2025, perusahaan tersebut tercatat melepas sebanyak 15 juta lembar saham HILL dengan harga pelaksanaan Rp160 per helai. Dari aksi divestasi minor tersebut, Hillcon Equity Management berhasil mengantongi dana tunai segar senilai Rp2,4 miliar.

Load More