Suara.com - PT Indosat Tbk (ISAT) melaporkan kinerja keuangan mereka sepanjang kuartal III 2023, hasilnya emiten telekomunikasi ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,787 triliun.
Meski demikian perolehan laba bersih ini anjlok cukup dalam 24,4 persen dibanding periode sama tahun 2022 yang mencapai Rp3,687 triliun.
Mengutip laporan keuangan ISAT yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (30/10/2023) secara rinci pendapatan Indosat tumbuh 8,4 persen secara tahunan menjadi Rp37,462 triliun pada akhir September 2023.
Penopangnya, pendapatan selular tumbuh 7,8 persen menjadi Rp32,173 triliun.
Senada, pendapatan multimedia, komunikasi data, internet meningkat menjadi Rp4,538 triliun.
Sedangkan pendapatan dari telekomunikasi tetap naik menjadi 26,8 persen menjadi Rp750,6 miliar.
Peningkatan tersebut didorong oleh pendekatannya dalam menyediakan produk yang sederhana dan terjangkau, serta investasi dalam infrastruktur jaringan.
Hal itu terlihat dari pertumbuhan 0,8 persen dalam basis pelanggan, yang mencapai 99,4 juta pada sembilan bulan tahun 2023 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Senada, pertumbuhan basis pelanggan menghasilkan peningkatan moderat dalam Average Revenue per User (ARPU) menjadi Rp34,7 ribu atau naik dari Rp 33,8 ribu pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Laba Bersih Bank Mandiri Naik 27,4 Persen di Kuartal III 2023, Ini Penopangnya
Perluasan basis pelanggan menghasilkan pertumbuhan trafik data yang kuat sebesar 16,5 persen secara tahunan pada akhir kuartal III 2023.
Selain itu, cakupan jaringan Perusahaan juga meningkat seiring peningkatan jumlah BTS 4G yang mencapai 172 ribu, sehingga mampu menangani peningkatan trafik yang tinggi.
Sayangnya, beban membengkak 14,1 persen secara tahunan menjadi Rp30,395 triliun pada akhir September 2023.
Salah satu pemicunya, pendapatan operasional lain-lain turun sedalam 86,1 persen atau Rp3,298 triliun dibandingkan 9B 2022.
“Utamanya disebabkan oleh satu-kali penurunan keuntungan bersih yang diasosiasikan dengan hilangnya pengendalian atas anak perusahaan di 2022, yang dikompensasi oleh kenaikan keuntungan bersih dari penjualan aset dan perjanjian kembali sewa menara di 2023,” tulis manajemen ISAT.
Akibatnya, laba usaha turun 10,5 persen menjadi Rp7,066 triliun.
Sementara itu, total utang per tanggal 30 September 2023 sebesar Rp14,983 triliun.
Posisi kas Perusahaan per tanggal 30 September 2023 adalah sebesar Rp6,803 triliunr dengan utang bersih sebesar Rp8,18 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim