- Menteri ESDM Bahlil menepis isu krisis batu bara di PLTU yang mengancam keandalan listrik menjelang Idul Fitri.
- Stok batu bara seluruh PLTU, termasuk IPP, dilaporkan rata-rata mencapai 14 hari pasokan, memenuhi standar minimal.
- Perusahaan wajib penuhi DMO domestik sebelum ekspor, karena batu bara dianggap aset negara untuk kepentingan nasional.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menepis isu krisis batubara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang disebut berdampak terhadap keandalan listrik nasional menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dia mengungkap, stok batubara di seluruh PLTU rata-rata mencapai 14 hari atau days of cover (DOC), baik untuk pembangkit milik PLN maupun Independent Power Producer (IPP).
"Saya juga mendapat laporan dari media bahwa seolah-olah batu bara kita untuk PLTU ini katanya sudah menipis. Kami laporkan untuk seluruh PLTU PLTU yang ada baik IPP maupun punya PLN ketersediaan batu bara sekarang rata-rata di 14 hari," kata Bahlil saat sidang paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, angka tersebut masih di batas standar minimal nasional. Dia pun mengungkap bahwa perusahaan tambang saat ini diwajibkan memasok stok batubara untuk kebutuhan dalam negeri, sebelum melakukan ekspor.
"Sekarang perusahaan-perusahaan batu bara yang sudah memberikan RKAB kita mewajibkan untuk DMO. Kalau tidak, kalau kebutuhan nasional tidak tercukupi maka tidak kita keluarkan izin ekspor," ujarnya.
Untuk itu, Bahlil memastikan keandalan listrik secara nasional menjelang Hari Raya Idul Fitri dalam keadaan aman.
"Jadi artinya apa, orientasi kita adalah kebutuhan domestik. Jadi ini juga mungkin jari-jari yang terlalu pintar memainkan kata-kata bahwa seolah-olah kita krisis batubara itu, mohon maaf, itu enggak benar," tegas Bahlil.
Di samping itu guna mempertegas kewajiban untuk kebutuhan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO), Bahlil saat ini tengah menyusun Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
"Bahwa seluruh produk batu bara yang kita hasilkan memenuhi dulu kebutuhan dalam negeri sisanya baru kita ekspor. Kalau tidak, karena batu bara itu barang milik negara, bukan barang milik perusahaan. Pengusaha kayaknya kita kasih konsesi, tapi isinya itu punya negara, jadi orientasinya untuk negara," bebernya.
Baca Juga: Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, Kementerian ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina
Berita Terkait
-
Kementerian ESDM Tetap Pangkas Produksi Batu Bara di Tengah Lonjakan Harga
-
Purbaya Bela Bahlil, Klaim Stok Minyak RI 20 Hari Masih Aman
-
Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih
-
Bahlil Minta Warga Tak Panik, Jamin Stok BBM Aman dan Harga Subsidi Tak Naik
-
Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menhub Resmi Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Operasi Berlaku Hingga 30 Maret
-
BRI Siapkan Layanan Perbankan Selama Libur Lebaran 2026, 186 Kantor Cabang Tetap Beroperasi
-
1 Tahun Danantara Indonesia, PLN Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Negeri
-
Energi Ramadan Penuh Harapan, Pertamina Salurkan Santunan bagi 29.000 Anak Yatim
-
Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, Kementerian ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis