Pebisnis di bidang petrokimia, Prajogo Pangestu. - profil Prajogo Pangestu
Etos kerja Prajogo diakui oleh PT. Djajanti Grup, perusahaan Burhan Uray, sehingga ia diangkat sebagai General Manager Pabrik Plywood Nusantara.
Setahun setelah menjabat sebagai general manager, ia putuskan untuk resign dan membeli sebuah perusahaan yang mengalami krisis finansial bernama CV Pacific Lumber Coy, perusahaan inilah yang dikemudian hari berubah nama menjadi PT.Barito Pacific.
Demikian itu yang bisa dipaparkan mengenai profil Prajogo Pangestu dan kekayaan konglomerat Indonesia.
Kontributor : Mutaya Saroh
Komentar
Berita Terkait
-
Saham CUAN Milik Prajogo Pangestu Melesat 200 Poin, Bursa Beri Peringatan Ini
-
Isu CUAN Akusisi PTRO dalam Dua Tahap, Direktur Buka Suara
-
Profil dan Agama Prajogo Pangestu, BREN Melantai di BEI, Sang Pemilik Orang Terkaya di Indonesia
-
Profil dan Biodata Dato Sri Tahir, Orang Terkaya Punya Rp 68,8 T Suapi Ibu Minta Izin Bangun Rumah Sakit di IKN
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Daftar 6 Proyek Hilirisasi yang Digarap Danantara Mulai Hari Ini
-
Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan
-
Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah
-
Alasan Stok BBM Shell Masih Kosong: ESDM Belum Terbitkan Rekomendasi Impor