Suara.com - Para pengendali dan pendiri PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diduga akan mengambil keuntungan usai tak lagi menjadi pengendali Tokopedia yang kini dikuasai TikTok.
Pengamat Pasar Modal, Yanuar Rizky menilai telah lama mengkritisi proses pelarangan beroperasi TikTok sebagai pedagang lewat media daring di Indonesia, karena salah satu Komisaris GOTO terlihat pada salah satu rapat pengambilan kebijakan itu.
“Makanya, saya kritisi Komisaris GOTO (Wishnutama) ada di Istana saat menjegal TikTok, sehingga harus punya izin,” celoteh dia dalam media sosial-nya dikutip Selasa (12/12/2023).
Ia melanjutkan, kebijakan pelarangan itu seakan mengiring TikTok untuk melakukan aksi korporasi dengan GOTO.
“Aksi korporasi itu dibutuhkan untuk exit strategy para pemegang saham pendiri dan pengendali yang memang selalu ingin keluar dapat untung dari lepas saham (Red-GOTO),” tutur dia.
Bahkan, dia menginggatkan, rencana pelepasan pengendalian GOTO pada Tokopedia jauh dari menguntungkan para pemegang saham ritel dan Telkomsel.
“Rencana ini jauh lah dari mikirin nasib pemegang saham ritel GOTO. Apalagi, mikirin duit Telkomsel,” ungkap dia.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan GOTO, R.A Koesoemohadiani menjelaskan, dampak rencana pelepasan pengendalian GOTO pada Tokopedia akan terdilusi menjadi 24,99 persen dari kepemilikan saat ini sebesar 99,9 persen.
“Dengan investasi dan komitmen pendanaan dari TikTok, Perseroan tidak perlu melakukan pendanaan untuk Tokopedia. Lebih lanjut, Perseroan juga akan menerima arus pendapatan yang berkelanjutan dari Tokopedia sepadan dengan skala dan pertumbuhan Tokopedia, dimana akan berkontribusi secara langsung pada EBITDA GOTO,” jelas dia.
Baca Juga: Harbolnas 12.12 Jadi Debut TikTok Shop usai Resmi Gabung Tokopedia
Lebih Jauh, Koesoemohadiani menegaskan, rencana ini membuat GOTO dapat mengambil keuntungan secara langsung atas pertumbuhan yang pesat dari industri e-commerce Indonesia.
“Kami dapat memfokuskan sumber daya dan modal kepada lini bisnis layanan on-demand, dimana berada di jalur yang tepat untuk mencapai EBITDA yang disesuaikan positif dalam kuartal empat 2023 dan financial,” terang dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun