Suara.com - Sukarelawan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) melanjutkan kegiatan goes to kawasan industri dengan menggelar bazar ketahanan pangan bagi ratusan buruh yang ada di PT Outdoor Footwear Networks (OFN), Kawasan Industri Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat.
Ketua Umum GBB Lukman Hakim mengatakan, kegiatan kali ini dilakukan karena sejalan dengan visi misi pasangan Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mahfud MD.
“Program ini menuju ketahanan pangan sebagai salah satu ukuran indikator Indonesia unggul, rakyat sejahtera. Bagaimana Indonesia bisa mencapai ketahanan pangan hingga distribusinya sampai kepada masyarakat termasuk buruh dan bisa dijangkau atau akses mudah,” tutur Lukman, ditulis Senin (25/12/2023).
Lukman menyebut, kehadiran GBB kali ini mendapatkan antusias dari para buruh. Sebab, memang kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh para buruh yang ada.
“Antusias teman-teman buruh sangat keliatan tinggi. Ke depan Warung Ganjaran ini akan kami teruskan untuk distribusi pangan kepada buruh di perusahaan-perusahaan,” kata dia.
Sementara, salah satu buruh Komariah mengucapkan terima kasih atas kehadiran GBB dalam menyelenggarakan bazar kali ini.
Menurutnya, kegiatan bazar sangat bermanfaat dan tepat sasaran bagi ibu-ibu atau pun buruh.
“Ada sembako dengan harga yang lebih murah dibandingkan pasaran. Semoga bisa diadakan lagi, karena sebenernya ini yang memang dibutuhkan masyarakat,” kata Komariah.
Adapun dalam kegiatan bazar ini para buruh hanya membayar sebesar Rp15 ribu untuk mendapatkan bahan sembako. Diharapkan kegiatan ini juga dapat meringankan kebutuhan para buruh.
Baca Juga: Lewat Program Ini, RI Bisa Redam Ancaman Krisis Pangan di Tengah Gelombang Besar
Seperti diketahui, GBB juga memiliki program untuk mendorong terbentuknya Komisi Nasional Hubungan Industrial sebagai solusi untuk membangun hubungan penguatan industri dan kesejahteraan buruh. Sehingga kegiatan kali ini juga merupakan manifestasi hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!