Suara.com - Manajemen PT Rosalia Indah Transport secara tegas menyatakan komitmennya untuk terus berupaya mencari iPad milik Widino Arnoldy, penumpang bus Rosalia Indah.
Widino mengaku kehilangan iPad miliknya dalam perjalanan dari Wonosobo, Jawa Tengah ke Ciputat, Tangerang Selatan, Banten pada 20 Desember 2023.
Direktur PT Rosalia Indah Transport, Adimas Rosdian mengungkapkan, pihaknya terus melakukan investigasi internal, termasuk memanggil seluruh kru yang bertugas saat kejadian.
Selain itu, manajemen Rosalia Indah juga sudah berkomunikasi dengan polisi guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Ini adalah upaya lanjutan kami setelah melakukan investigasi internal, sebagai salah satu bentuk keseriusan kami menindaklanjuti persoalan ini," kata Adimas ditulis Selasa (26/12/2023).
Dari hasil pertemuan dengan polisi, ujar Adimas, kepolisian mengimbau agar korban segera membuat laporan resmi kepada pihak berwajib.
“Kami juga sudah menyampaikan kepada Mas Dino, bila diperlukan, kami bersedia mendampingi melakukan pelaporan. Dan tentunya kami juga akan kooperatif serta membuka akses informasi yang diperlukan dalam penyelidikan kasus ini,” ucap Adimas.
Atas kejadian ini, Adimas menyampaikan permohonan maaf dan menjamin bahwa perusahaan akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menindaklanjuti kasus ini secara tuntas.
"Tentu ini menjadi catatan dan bahan evaluasi kami untuk bagaimana ke depan terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pengguna jasa transportasi kami," kata Adimas.
Baca Juga: Angka Kecelakaan saat Nataru Turun 39 Persen, Menhub Berharap Tak Ada Kecelakaan Bus
Guna perbaikan ke depan, Adimas menyampaikan, manajemen Rosalia Indah akan melakukan sejumlah evaluasi dan peningkatan layanan. Perbaikan itu, antara lain, menekankan unsur keamanan pada “Panca Pesona” sebagai pilar perusahaan.
Menurut Adimas, unsur “keamanan” ini sekarang menjadi fokus perhatian manajemen Rosalia Indah.
Selain itu, Rosalia Indah akan segera memasang CCTV di dalam kabin armada, menyediakan penyimpanan barang berharga (safety box) di bus, memperbanyak imbauan kepada konsumen untuk menjaga barang bawaan, di website, aplikasi, dan setiap agen Rosalia Indah, meningkatkan SOP keamanan kepada awak bus, serta evaluasi SOP internal contact centre.
“Ini adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan maksimal kepada para pelanggan. Dengan demikian diharapkan kejadian serupa tidak akan terulang kembali,” ujar Adimas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global
-
Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi
-
Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange