Suara.com - Debat ketiga Pemilihan Presiden 2024 akan segera dilaksanakan hari ini, 7 Januari 2024, dan mempertemukan ketiga kandidat calon presiden dari masing-masing koalisi. Jadwal dan tema debat ketiga capres ini akan menarik untuk dibahas, karena meliputi banyak isu strategis.
Isu-isu strategis ini memang secara langsung tidak membahas kondisi keuangan negara. Namun demikian ketika nantinya dibahas, tentu akan ada satu dan lain hal yang berkenaan dengan kondisi finansial negara Indonesia, sehingga Anda juga wajib melek pada pembahasan isu ini.
Jadwal Debat Capres
Seperti telah disampaikan sebelumnya, debat calon presiden ini akan dilaksanakan pada hari ini, 7 Januari 2024, dan akan dimulai pada pukul 19.00 WIB dengan lokasi di Istora Senayan, Jakarta Pusat. Beberapa tautan dengan mudah dapat Anda peroleh untuk menyaksikan debat ini.
Debat sendiri akan dilaksanakan dengan durasi 150 menit, termasuk iklan dan sebagainya, untuk durasi debat sekitar 120 menit dan akan dibagi ke dalam enam segmen berbeda, dan tentunya menjanjikan pembahasan yang menarik dari masing-masing capres.
Tema Debat Capres Cawapres
Untuk temanya sendiri, yang diangkat adalah Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik. Nantinya masing-masing capres, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo, akan disajikan pertanyaan mengenai topik-topik ini.
Topik atau tema debat yang diangkat ini terbilang strategis, karena menyangkut banyak aspek krusial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Seperti yang Anda pahami bersama, nantinya akan banyak sekali pembahasan yang muncul, seperti terkait dengan belanja alutsista, kesejahteraan aparat TNI dan Polri, kekuatan pertahanan negara atas kedaulatan wilayah, keberlanjutan visi poros maritim dunia, posisi Indonesia pada politik global, peran pada perdamaian dunia, dan bahkan mungkin pada isu sensitif mengenai pengungsi Rohingya.
Baca Juga: Absen Hadiri HUT PDIP, Sinyal Kuat Jokowi Lebih Condong Dukung Prabowo?
Lalu apa dampak pembahasan ini pada keuangan negara?
Sebagian besar aspek dari yang disebutkan di atas jelas akan terkait dengan keuangan negara. Mulai dari belanja alutsista, peningkatan kesejahteraan aparat TNI dan Polri, hingga alokasi belanja untuk menjaga kedaulatan negara di perbatasan wilayah dan lain sebagainya.
Jelas, hal-hal ini tidak akan jauh dari pengeluaran dan alokasi APBN. Sedikit banyak akan berkaitan dengan berbagai urusan keuangan.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Habiburokhman Klaim Rencana Prabowo Impor 1,5 Juta Sapi Bakal Bermanfaat Besar
-
Kocak! Fuji Pernah Kasih Hadiah Lemari Pink ke Cowok Cuma Gegara Kasian
-
Penonton Korea Rusuh di Konser GDA 2024, Pukul Sekuriti Hingga Lecehkan Orang Indonesia
-
Absen Hadiri HUT PDIP, Sinyal Kuat Jokowi Lebih Condong Dukung Prabowo?
-
Nam Goong Min Bantah Rumor Perselisihan dengan Heechul Super Junior
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun