Suara.com - Maskapai penerbangan Pelita Air untuk pertama kalinya menjadi Official Airlines Indonesian Basketball League untuk musim kompetisi 2024.
Hal tersebut sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan maskapai anak perusahaan Pertamina ini untuk mendukung pengembangan olahraga dan komunitas basket di Indonesia.
Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan mengatakan Pelita Air sebagai official airline partner IBL akan menyediakan free seats untuk team peserta IBL yang akan menjalani partai tandang ke berbagai kota dari team lawan.
Sebagai informasi, untuk musim kompetisi 2024, IBL menerapkan format pertandingan kandang dan tandang.
“Pelita Air merasa senang dan bangga mendapatkan kepercayaan dari IBL sebagai official airline partner. Basketball saat ini bukan lagi sekedar kegiatan olahraga tetapi sudah menjadi bagian dari lifestyle yang tentunya sangat cocok dengan value proposition dari Pelita Air,” ujar Dendy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/1/2024).
Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah menyambut baik Pelita Air sebagai official airlines IBL. Junas berharap dukungan Pelita Air membuat basket Indonesia lebih baik lagi musim ini.
Junas menyadari bahwa sistem home and away akan menguras tenaga dan finansial seluruh tim. Namun dengan dukungan Pelita Air akan sangat membantu tim dalam melakukan perjalanan away.
Lebih lanjut menurut Christian Ronaldo, Head of Marketing Satria Muda menyampaikan bahwa dengan adanya dukungan dari Pelita Air, tim dapat menghemat hingga 40% biaya akomodasi yang timnya keluarkan, jelasnya
"Dengan adanya dukungan dari Pelita Air, maka setiap tim dipastikan tak akan kerepotan mengurus perjalanan mereka di musim ini," kata Junas.
Baca Juga: Penumpang Pelita Air yang Bercanda Bawa Bom Terancam Hukuman 1 Tahun Penjara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim