Suara.com - Jika berbicara tentang sosok Susi Pudjiastuti, tentu yang teringat dalam benak masyarakat adalah menteri nyentrik yang memiliki ketegasan tinggi dalam menjaga perairan Indonesia. Belakangan Susi Pudjiastuti dukung Prabowo ‘tenggelamkan’ kapal asing.
Sebenarnya frasa ‘tenggelamkan’ sempat viral beberapa tahun yang lalu ketika Susi menjabat sebagai menteri di kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo. Namun tidak sampai kabinet ini selesai satu periode, posisinya digantikan oleh orang lain.
Pernyataan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Tanggapan Susi Pudjiastuti ini disampaikan sebagai respon atas pernyataan Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden yang maju dalam pilpres mendatang, mengenai cadangan ikan terbesar.
Pada sebuah kesempatan, beliau menyatakan bahwa Indonesia memiliki cadangan ikan terbesar, namun banyak kapal asing ilegal yang masuk ke laut Indonesia.
Hal ini jelas membawa kerugian bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dan industri, karena hasil yang dimiliki di perairan Indonesia tidak dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal.
Prabowo Subianto kemudian menyampaikan tekadnya untuk membangun angkatan laut Indonesia agar semakin kuat sehingga dapat menjaga kedaulatan dan kekayaan laut nasional agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia secara langsung.
Dengan kekuatan yang besar dan tangguh, kapal asing ilegal yang masuk ke perairan Indonesia dapat segera ditangkap. Idealnya ketika jumlah kapal ilegal berkurang, maka masyarakat dapat memperoleh manfaat optimal dari laut Indonesia yang kaya.
Tanggapan Susi Pudjiastuti
Baca Juga: Di Riau, Prabowo Cium Bendera Palestina dan Ajak Masyarakat untuk Doa Kemerdekaan Palestina
Pernyataan ini kemudian dikutip dan menjadi sorotan banyak orang, termasuk mantan menteri terkait urusan kelautan, Susi Pudjiastuti. Beliau memberikan tanggapan bernada positif, ‘Tenggelamkan mereka Pak @Prabowo’ melalui akun X yang dimilikinya.
Tentu hal ini mengundang banyak respon dari netizen yang ada di ranah platform X ini, mengingat netizen cenderung reaktif pada pernyataan-pernyataan yang menarik seperti ini.
Berbagai respon untuk tanggapan ini bermunculan. Ada yang menyinggung pergantian menteri terdahulu, ada pula yang justru merasa skeptis pada gagasan Menhan untuk memperkuat angkatan laut demi kedaulatan RI.
Secara logis, ketika urusan kelautan di bawah Susi Pudjiastuti, penenggelaman kapal dilakukan secara aktif pada pelaku dan oknum kapal ilegal yang ada di perairan Indonesia. Hal ini terjadi jauh sebelum wacana peningkatan kekuatan angkatan laut disampaikan oleh Menhan beberapa waktu yang lalu.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Bela Anies yang Terus Disindir Habis oleh Prabowo, Said Didu: Kaset Kusut, Rakyat Tidak Sebodoh yang Anda Kira
-
Dukungan Paslon 2 Membludak: KSPN Merapat ke Prabowo-Gibran, Faktor Ini Jadi Alasannya
-
Prabowo Dinilai Jeblok oleh Anies dan Ganjar, Ini Klaim Prestasi Menhan Dari P3S
-
Di Riau, Prabowo Cium Bendera Palestina dan Ajak Masyarakat untuk Doa Kemerdekaan Palestina
-
Medan Teriak "Prabowo Presiden! Prabowo Gibran Menang Satu Putaran!"
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis