Suara.com - Sudahkah Anda mengetahui tentang konsep Little Bangkok yang belakangan diusung di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Indonesia, Tanah Abang? Konsepnya yang unik membuat orang bertanya-tanya siapa yang mencetuskan ide Little Bangkok Tanah Abang ini.
Konsep unik ini diusung karena pengelola Tanah Abang merasa bahwa tren untuk belanja ke area tersebut sedang tinggi, dan ada sisi unik yang disukai masyarakat Indonesia. Maka untuk mendekatkan Bangkok dengan masyarakat, konsep ini kemudian diangkat.
Latar Belakang dari Konsep LIttle Bangkok
Peluang untuk konsep ini sebenarnya dijelaskan secara langsung oleh Building Manager Pusat Grosir Metro Tanah Abang, Petersen Tindao. Ia dan tim menjadi orang-orang yang berperan besar dalam membawa konsep ini dan diadaptasikan di Tanah Abang.
Bangkok menjadi salah satu area yang ramai dikunjungi warga negara Indonesia, dengan tujuan berbelanja. Pengalaman yang didapatkan dikatakan sangat unik, sehingga membuat minat belanja semakin tinggi.
Area belanja di Bangkok jauh dari istilah online. Semua barang dan produk dijajakan rapi di area tersebut, dengan pelayanan langsung dari penjaga toko yang menyenangkan. Suasana dan vibe ini yang kemudian ingin dihadirkan di Indonesia.
Selain itu salah satu yang melatarbelakangi munculnya Little Bangkok adalah tren jasa titip atau jastip, yang marak di kalangan masyarakat Indonesia. Varian produk yang benar-benar banyak sangat menarik untuk banyak orang yang tidak bisa ke Bangkok, tapi ingin memiliki produk tersebut.
Tidak heran dengan konsep baru ini, banyak yang berpendapat Tanah Abang akan kembali masuk ke era kejayaannya, setelah pandemi dan era belanja online membawa dampak yang tidak terlalu baik untuk pusat perbelanjaan ini.
Omzet Meningkat dan Pengunjung Kian Ramai
Baca Juga: Tuntutan Babak 2 Pedagang Tanah Abang Usai TikTok Shop Ditutup: E-Commerce Lainnya Juga
Tidak sedikit yang kemudian mensyukuri konsep baru ini, karena menilai omzet yang didapatkan lebih besar. Hal ini bersamaan dengan peningkatan jumlah pengunjung yang datang dengan berbagai tujuan.
Tak sedikit orang yang hanya datang ke Little Bangkok sekedar ingin merasakan pengalaman hadir dan vibe yang ditawarkan oleh tempat ini. Meski demikian terbukti dengan peningkatan omzet, jumlah transaksi yang terjadi juga meningkat.
Hal ini disyukuri oleh penjual dan pemilik lapak di sana, dan dinilai akan jadi momen kebangkitan Tanah Abang ke era kejayaannya selepas pandemi.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Dari Pasar Tanah Abang Kini Menjangkau Luar Negeri, Brand Fashion Lokal Ini Berhasil Raih Penghargaan Bergengsi
-
Wapres Maruf Amin Sedih Denger Tanah Abang Sepi Karena E-commerce
-
Penutupan TikTok Shop Belum Berpengaruh ke Pasar Tanah Abang, Pedagang: Paling yang Datang Orang Tua
-
Kuli Panggul Ikut Terdampak Sepinya Pasar Tanah Abang Hingga Banyak yang Pulang Kampung
-
Tuntutan Babak 2 Pedagang Tanah Abang Usai TikTok Shop Ditutup: E-Commerce Lainnya Juga
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun