Suara.com - Suara.com – Baru-baru ini viral video Jokowi bagi-bagi uang dalam amplop putih. Video berdurasi 8 detik tersebut pun tengah menjadi perbincangan warganet setelah diunggah oleh salah satu pengguna X/Twitter.
Adapun video pendek tersebut diunggah oleh akun @/alisyarief pada 29 Januari 2024. Dalam video tersebut tampak Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan didampingi oleh ajudannya tengah membagi-bagikan amplop.
Dalam unggahan tersebut, Jokowi membagi-bagikan amplop kepada para tukang becak yang sedang parkir di jalan. Dalam captionnya, tampak tertulis sebagai berikut:
“Langsung dari tangannya sendiri..” akun @/alisyarief
Unggahan tersebut pun langsung dibanjiri komentar warganet, begitu juga dengan QRT-nya. Adapun salah satu pengguna X/Twitter yang turut mengomentari unggahan tersebut di QRT yaitu akun @/PartaiSocmed dengan captionnya sebagai berikut.
“Boss fusilatnews @/alisyarief melakukan disinformasi. Video itu adalah kejadian Presiden bagi² amplop di Solo pada tgl 9 April 2023, sekitar 11 hari sebelum Lebaran Idul Fitri 2023 lalu. Ya ya ya, nanti tinggal ngeles "kan tidak nyebut bagi2 duit selama kampanye." Tulis akun @/PartaiSocmed
Unggahan tersebut langsung diserbu warganet dengan berbagai komentar. Adapun beberapa komentarna sebagai berikut:
“Sudah nggak heran sii dengan mereka mereka ini, Fitnah teruuuuuss,” tulis akun @/siompulandak
“Ga usah menyadarkan orang seperti itu, mbok yao kalo promosi capres mereka itu dengan tidak menjelekkan & memberi informasi palsu,” tulis akun @/Fikssih
“Koq disinformasi? Apa ada yg salah dg twit pak ali?” tulis akun @/456Yayan
“Pinter jg buat caption ya Biar gk kena uu ite,” tulis akun @/AganIchan
Sebagai informasi tambahan, video Jokowi bagi-bagi amplop tersebut dilakukan pada 9 Aplil 2023 di depan Istana Negara, tepat 11 hari sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri 2023. Selain amplop, Jokowi juga membagi-bagikan sembako kepada masyarakat.
Ia bagi-bagi amplop dan sembako tersebut bukan hanya ditemani ajudannya, tapi juga ditemani oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Jika ada yang menarasikan bahwa video tersebut sedang kampanye, maka itu adalah hoax.
Hal ini juga telah diklarifikasi langsung oleh Arya Sinulingga selaku Staf Khusus Menteri BUMN mengenai viral video Jokowi bagi-bagi uang tersebut. Ia dengan tegas menyebutkan bahwa jika ada yang menyebut video tersebut kampanye, itu adalah hoax atau informasi palsu.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Jokowi dan Prabowo Makan Bakso Bareng, Anies Minta Publik Menilai: Mana yang Sekadar Membicarakan Kekuasaan?
-
Anies Baswedan Sindir Momen Makan Bakso Bareng Jokowi, Begini Kata Prabowo
-
Ganjar, Prabowo, Anies Lebih Dulu, Jokowi Akui Bicara Politik saat Temui Sri Sultan HB X
-
Satu Wilayah di Jateng Ini Sulit Ditaklukan Prabowo-Gibran, Guru Politik Jokowi: Masyarakatnya Cerdas Kok!
-
Ngebakso Bareng di Magelang, TKN: Sudah Terang Gestur Jokowi Bersama Prabowo-Gibran
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif