Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyempatkan diri bertemu dengan Presiden Bank Dunia Ajay Banga disela-sela pertemuan G20 di Sao Paulo, Brazil.
Dalam pertemuan tersebut Sri Mulyani banyak berbicara terkait kerjasama antara Indonesia dan Bank Dunia yang terjalin selama ini.
"Kami bersua dan bertukar pikiran sejenak di tengah rangkaian agenda G20 masing-masing. Beberapa topik pun kami bahas terkait kerja sama antara Indonesia dan Bank Dunia," tulis Sri Mulyani dalam akun instagram pribadinya pada Kamis (29/2/2024).
Dalam pertemuan singkat itu juga, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga membahas mengenai transisi energi di seluruh dunia. Mulai dari kredit karbon, kerja sama Energy Transition Mechanism (ETM), Just Energy Transition Partnership (JETP), hingga Climate Investment Fund - Renewable Energy Integration (CIF-REI).
"Kami juga membahas isu-isu terkait G20, salah satunya adalah G20 Joint Finance and Health Task Force (JFHTF), dimana di tahun 2024 ini, Indonesia masih menjadi Co-chair bersama dengan Italia. Selain itu, kami juga bahas agenda Iklim dan Keuangan Berkelanjutan serta Forum Arsitektur Keuangan dunia," tambah keterangan Sri Mulyani.
Pertemuan antara Sri Mulyani dengan bos Bank Dunia ini terjadi di tengah isu tidak bergabungnya Sri Mulyani dalam gerbong kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran jika menang Pilpres 2024.
Dalam hitung cepat Real Count KPU sendiri hingga Kamis (29/2/2024), pasangan Prabowo-Gibran masih unggul jauh dari dua pasangan lainnya yakni mencapai 58% suara.
Prabowo sendiri disebut sudah menyiapkan sejumlah nama untuk diangkat menjadi Menteri Keuangan jika sudah diumumkam secara resmi menjadi pemenang Pemilu 2024.
Laporan itu diungkap oleh media asing asal Amerika Serikat (AS) Bloomberg yang dikutip hari ini Rabu (28/2/2024).
Baca Juga: Resmi Pleno KPU, Prabowo-Gibran Menang Di Praha
Menurut laporan tersebut, Prabowo dikabarkan sedang mempertimbangkan sejumlah tokoh yang berlatar belakang bankir sebagai Menteri Keuangan.
Sejumlah nama pun disebutkan dalam laporan Bloomberg tersebut, diantaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar hingga Direktur Utama Bank BNI Royke Tumilar.
Nama-nama itu disebut sejumlah sumber dianggap cocok untuk peran Menteri Keuangan karena keahlian finansial dan kemampuan memimpin secara efektif.
"Prabowo tidak akan menjadikan Menteri Keuangan sebagai posisi tawar-menawar politik. Jabatan itu disebut di atas politik, dibutuhkan orang yang teliti dan piawai dalam mengelola anggaran negara," tulis laporan tersebut.
Alhasil jika isu ini benar, rumor Sri Mulyani yak tak ikut disertakan dalam gerbong kabinet Prabowo-Gibran betul adanya.
"Menteri Keuangan baru akan menggantikan Sri Mulyani Indrawati, satu-satunya perempuan yang pernah ditunjuk untuk peran tersebut sejak kemerdekaan Indonesia pada 1945," tulis Bloomberg.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026
-
Harga Avtur di Bandara SoekarnoHatta Naik Lagi, Melonjak 16,6 Persen, Tembus Rp27.357/Liter
-
Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?
-
Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!
-
BTN Genjot Pariwisata Nasional Lewat Keuangan Digital
-
Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026
-
Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?
-
Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz
-
Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M
-
KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia