- INSTRAN kritik keselamatan penyeberangan mudik yang minim sorotan.
- Prediksi 5 juta pemudik gunakan feri, isu keselamatan jadi alarm keras.
- Jalur Merak-Bakauheni stabil di angka 900 ribu penumpang per tahun.
Suara.com - Kelancaran arus mudik Lebaran 2026 diprediksi sulit mencapai titik optimal jika pemerintah tak segera membenahi karut-marut di sektor transportasi penyeberangan. Meski menjadi urat nadi negara kepulauan, moda ini dinilai masih dihantui rapor merah terkait keselamatan dan infrastruktur.
Peneliti Senior Ikatan Studi Teknologi Transportasi Indonesia (INSTRAN), Deddy Herlambang, mengungkapkan bahwa sektor penyeberangan kerap luput dari radar pengawasan keselamatan nasional. Padahal, rentetan insiden fatal terus membayangi jalur laut kita.
"Moda penyeberangan sangat jarang disorot di sektor keselamatan. Sepanjang 2023–2025, kita melihat tren kecelakaan mulai dari feri tenggelam, terbakar, hingga terbalik," ujar Deddy kepada wartawan, Senin (16/3/2026).
Deddy menyoroti tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya dan kebakaran KM Barcelona V-A pada 2025 sebagai alarm keras yang hingga kini belum direspons serius. Menurutnya, isu keselamatan ini seolah tenggelam oleh fokus pemerintah yang lebih besar pada transportasi darat dan udara.
Padahal, ketergantungan masyarakat terhadap kapal feri sangat masif. Diperkirakan, sekitar 4,5 hingga 5 juta penumpang akan memadati berbagai lintasan penyeberangan nasional yang dikelola ASDP selama periode Lebaran tahun ini.
Lintasan Merak–Bakauheni tetap menjadi titik paling krusial. Data menunjukkan pergerakan penumpang di jalur Jawa–Sumatera ini relatif stabil di angka 850 ribu hingga 920 ribu orang per tahun. "Angka yang besar ini menuntut jaminan keselamatan ekstra, bukan sekadar kebijakan yang berpihak pada operator, tapi juga nyawa penumpang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun