15. KA 7007A Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi - Gambir untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 21 April 2024.
16. KA 7010A Sembrani Tambahan relasi Gambir – Surabaya Pasarturi untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 21 April 2024.
17. KA 187F Mutiara Timur relasi Surabaya Pasarturi – Ketapang untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.
18. KA 188F Mutiara Timur relasi Ketapang – Surabaya Pasarturi untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.
19. KA 7015 Manahan Tambahan relasi Solo Balapan – Gambir untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.
20. KA 7016 Manahan Tambahan relasi Gambir – Solo Balapan untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.
21. KA 79F Manahan relasi Solo Balapan – Gambir untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.
22. KA 82F Manahan relasi Gambir – Solo Balapan untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.
23. KA 80F Manahan relasi Gambir – Solo Balapan untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.
Baca Juga: Traveling Praktis? Pakai BRImo, Bisa Lho Beli Tiket Bus, Whoosh dan Kereta Api
24. KA 81F Manahan relasi Solo Balapan – Gambir untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.
Seperti diketahui, tiket KA tambahan tersebut dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, web kai.id, dan seluruh channel penjualan online resmi lainnya. Adapun loket di stasiun hanya melayani penjualan tiket go show mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, KA-KA tambahan tersebut tersedia untuk perjalanan relasi favorit seperti Jakarta - Solo pp, Jakarta - Surabaya pp, Jakarta - Cirebon pp, Purwokerto - Malang pp, dan lainnya.
“KAI menambah beberapa perjalanan di berbagai rute dan kelas untuk mengakomodir tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api pada momen Lebaran. Hadirnya KA-KA Tambahan ini menunjukkan kesiapan KAI dalam menyediakan sarana transportasi bagi pelanggan yang ingin melakukan perjalanan di masa Lebaran, serta wujud komitmen KAI untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” kata Joni.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Tiket Kereta Api Lebaran 2024 Terjual 34%, Didominasi Rute Menuju Jawa Timur
-
Update Tiket Kereta Jelang Lebaran, Hampir 400.000 Kursi Terjual
-
Serbu! Tiket Kereta Lebaran 2024 Sudah Bisa Dibeli, Ini Caranya Beli Anti Ribet!
-
Rencanakan Liburan Makin Mudah: Bayar Semua Tiket Perjalanan dengan AgenBRILink
-
Traveling Praktis? Pakai BRImo, Bisa Lho Beli Tiket Bus, Whoosh dan Kereta Api
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!
-
Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
-
Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang
-
Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi