Suara.com - Hendry Lieviant, Co-Founder & CEO Komunal, masuk dalam daftar 40 Under 40 Tahun 2024 Fortune Indonesia. Hendry terpilih dalam daftar 40 tokoh yang mewakili generasi muda Indonesia paling berpengaruh di bawah usia 40 tahun.
“Memang terlihat mudah ketika kita menilai output yang mereka hasilkan. Namun, di balik itu ada proses panjang sehingga mereka bisa berada di titik ini,” kata Pemimpin Redaksi Fortune Indonesia, Hendra Soeprajitno, ditulis Rabu (13/3/2024).
Karakter yang masuk dalam jajaran Fortune Indonesia 40 Under 40 pada 2024 digambarkan sebagai anak muda yang tegar, mendengar, dan tidak pernah berhenti belajar. Seperti itu jugalah perwujudan karakter Hendry Lieviant yang memulai Komunal bersama Kendrick Winoto dan Rico Tedyono di tahun 2018, saat usianya 32 tahun.
Sebelum memulai Komunal, Hendry Lieviant memiliki pengalaman dalam best practice risk management yang diperolehnya dari sejumlah perusahaan terkemuka di Wall Street. Posisi terakhir Hendry adalah Credit Risk Management untuk Asia Pasifik di Glencore.
Dia memulai karirnya di Barclays Investment Bank sebagai management development program, dan kemudian bergabung dengan Goldman Sach pada divisi Credit Risk Management and Advisory di Singapura.
Sejak tahun 2011 diusianya yang baru menginjak 25 tahun, Hendry telah memiliki rencana untuk mendirikan usaha yang kemudian berhasil direalisasikannya di tahun 2018 dengan memulai PT Komunal Finansial Indonesia (Komunal).
Langkah ini diambilnya saat kembali ke Indonesia, setelah dia menyelesaikan program double degree dari Singapore Management University di bidang Business dan Accountancy, di tahun 2018.
Pengalaman Hendry dalam best practice risk management, didukung keahlian keuangan dan investasi dengan sertifikasi Chartered Financial Analyst (CFA) dari CFA Institute, membuatnya termotivasi untuk berkontribusi meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.
Menurutnya, inklusi keuangan di Indonesia merupakan sesuatu yang kompleks. Selain tantangan faktor teknologi, tantangan lainnya adalah ketersediaan data dan faktor budaya dan literasi finansial.
Baca Juga: CEO Olahkarsa Unggul Ananta Terpilih Jadi Salah Satu dari 30 Tokoh Muda Inspiratif
Itu sebabnya, Hendry berharap Komunal sebagai perusahaan Fintech dapat memberikan manfaat positif bagi UMKM di kota-kota kota tier 2 dan tier 3 yang acapkali kemajuannya terhambat keterbatasan modal.
Komunal telah menggandeng lebih dari 370 BPR untuk bekerja sama dalam rangka memajukan dan mengembangkan UMKM di Indonesia. Hendry memiliki harapan agar ke depan Komunal menjadi wadah bagi setiap individu bertalenta, untuk dapat berkembang dan berkontribusi bersama meningkatkan inklusi finansial, terutama di kota-kota tier 2 dan tier 3 di Indonesia.
Dengan pengalaman, prestasi, keberlanjutan karier, dan kontribusi yang diupayakannya bagi masyarakat untuk ikut meningkatkan inklusi keuangan, Hendry Lieviant masuk di jajaran 40 Under 40 Fortune Indonesia bersama dengan sejumlah tokoh muda lainnya seperti Menpora Dito Ariotedjo, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, maupun Cinta Laura Kiehl yang merupakan aktris, pengusaha, sekaligus aktivis sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot
-
Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya
-
Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!
-
Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah
-
UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!
-
Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen
-
Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik
-
Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya
-
Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan
-
Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan