Suara.com - PT Pelni (Persero) kembali menggelar program mudik gratis dengan kapal laut. Program mudik gratis ini merupakan bagian penugasan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Direktur Utama PT Pelni, Tri Andayani mengatakan, perseroan telah menyiapkan 19 kapal untuk angkut para peserta mudik gratis tahun ini.
"Program Tiket Gratis Angkutan Lebaran 2024 dengan kapal Pelni, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan RI ini, totalnya menyediakan 13.012 kursi dengan berbagai tujuan," ujarnya di Jakarta yang dikutip, Kamis (21/3/2024).
Anda melanjutkan, mudik gratis ini akan bergulir untuk keberangkatan perdana pada 27 Maret 2024 dengan rute Ternate-Sanana dengan kuota 100 penumpang yang menggunakan kapal KM Sangiang.
"Lalu, ada ruas Batam-Jakarta dengan KM Kelud, akan dilakukan dengan kuota dan tanggal perjalanan yang sama," ujarnya.
Sedangkan, untuk keberangkatan terakhir akan berlangsung pada tanggal 25 April 2024 dengan rute Baubau-Balikpapan yang menggunakan kapal KM Lambelu.
"Pendaftaran telah dimulai per 18 Maret 2024 secara langsung, di seluruh kantor cabang Pelni sesuai ruas keberangkatan. Calon penumpang yang akan melakukan perjalanan cukup membawa identitas diri," jelas dia.
Berikut jadwal keberangkatan dan kuota mudik gratis berdasarkan rutenya:
1. Sorong - Ambon (30 Maret - 300 penumpang)
Ambon - Sorong (21 April, 300 penumpang)
Baca Juga: Bahaya Bisa Ancam Nyawa, Kemenhub Minta Operator Bus Tak Pasang Klakson Telolet
2. Ambon - Makassar (4 April, 400 penumpang)
Makassar - Ambon (17 April, 400 penumpang)
3. Ternate - Ambon (30 Maret, 300 penumpang)
Ambon - Ternate (14 April, 300 penumpang)
4. Makassar - Bima (6 April, 325 penumpang)
Bima - Makassar (14 April, 325 penumpang)
5. Makassar - Labuan Bajo (6 April, 300 penumpang)
Labuan Bajo - Makassar (21 April, 300 penumpang)
6. Batam - Belawan (7 April, 772 penumpang)
Belawan - Batam (18 April, 780 penumpang)
7. Sampit - Semarang (8 April, 500 penumpang)
Semarang - Sampit (17 April, 500 penumpang)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan
-
Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi
-
420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital
-
Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara