Suara.com - Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey yang terdiri dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) sebagai Lead Holding, PT SUCOFINDO dan PT Surveyor Indonesia gelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris serta Direksi.
Pada RUPS LB ini dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur, Chairiah, Asisten Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia BUMN, Muhamad Rizal Kamal, Asisten Deputi Bidang Hukum Korporasi, Rini Widyastuti, Direktur Utama IDSurvey, Arisudono beserta Jajaran Direksi PT BKI (Persero), Perwakilan SGS, Dewan Komisaris PT SUCOFINDO, Jajaran Direksi PT SUCOFINDO, Dewan Komisaris PT Surveyor Indonesia, dan Jajaran Direksi PT Surveyor Indonesia.
Adapun perubahan jajaran Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi PT SUCOFINDO sebagai berikut:
Dewan Komisaris PT SUCOFINDO :
- Moga Simatupang sebagai Komisaris Utama menggantikan Veri Anggrijono
- Anas Puji Istanto dan Mahatma Gandhi sebagai Anggota Dewan Komisaris menggantikan Himawan Hariyoga
Jajaran Direksi PT SUCOFINDO:
- David Sidjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia menggantikan Johanes Nanang Marjianto
- Evi Afiatin sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menggantikan Budi Hartanto
- Budi Utomo sebagai Direktur Layanan Industri PT SUCOFINDO.
Perubahan Jajaran Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi PT Surveyor Indonesia sebagai berikut:
Jajaran Dewan Komisaris PT Surveyor Indonesia :
- Wawan Sunarjo sebagai Komisaris Utama menggantikan Dody Widodo
- Echsan Sutaji sebagai Komisaris Independen menggantikan Ferry Andrianto
Jajaran Direksi PT Surveyor Indonesia :
- Sandry Pasambuna sebagai Direktur Utama menggantikan M. Harris Witjaksono
- Wahyu Witjaksono sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Surveyor Indonesia menggantikan Rosmanidar Zulkifli
"Mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan pencapaian yang telah di raih oleh Dewan Komisaris dan Direski lama, semoga apa yang sudah dicapai akan dilanjutkan dengan baik. Kami juga ucapkan selamat mengemban amanah baru kepada Dewan Komisaris dan Direksi baru, semoga dengan bergabungnya Bapak dan Ibu sekalian, PT SUCOFINDO dan PT Surveyor Indonesia akan memperoleh tambahan dukungan untuk dapat meningkatkan kinerjanya di masa depan serta dapat menuntaskan program-program besar yang sedang dan akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Direktur Utama IDSurvey, Arisudono.
Baca Juga: Program Wanasuka Berdaya Bawa Surveyor Indonesia Raih Penghargaan di BCOMMS 2024
Pada Desember 2021 lalu, Holding BUMN Jasa Survei IDSurvey telah terbentuk. Dengan amanah baru yang ditetapkan pada hari ini, PT SUCOFINDO dan PT Surveyor Indonesia dapat semakin bersinergi meningkatkan kinerja sebagai entitas Anak Perusahaan dan secara konsolidasi bagi Holding Jasa Survei.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara