Suara.com - PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (Kode Saham: IOTF) mengumumkan peluncuran produk terbarunya, Locater, sebuah inovasi dalam teknologi pelacakan pribadi.
Beroperasi di atas jaringan Find My Apple, produk ini menandai keinginan IOTF untuk turut meredefinisi ulang produk pelacakan pribadi melalui keunggulan teknologi Internet of Things.
Popularitas yang terus meningkat dari iPhone di Indonesia membawa implikasi yang menarik bagi berbagai pihak, terutama bagi bisnis, pengembang aplikasi, dan penyedia layanan. Dengan pangsa pasar yang masih terbuka, ada peluang besar untuk memanfaatkan pasar iPhone yang berkembang.
Menggunakan teknologi yang sama dengan Apple AirTag, Locater telah memenuhi standar sertifikasi MFi Apple (Made for iPhone | iPad | iPod | Apple Watch). Bedanya, sementara Apple AirTag berbentuk gantungan kunci, Locater adalah alat pelacak yang berbentuk kartu yang tipis, yang bisa dimasukkan ke dalam dompet, atau lipatan casing ponsel.
Seperti halnya Apple AirTag, pengaktifan Locater sangat mudah: melalui aplikasi Find My iPhone dan menggunakan Bluetooth Low Energy (BLE). Jika Locater berada dalam jangkauan Bluetooth perangkat Apple pengguna (hingga radius 20 meter), ia dapat langsung menunjukkan lokasi Locater di aplikasi Find My.
Dan jika Locater berada di luar jangkauan Bluetooth, Locater memanfaatkan jaringan Find My, yang terdiri dari miliaran perangkat Apple di seluruh dunia. Begitu Locater berada dalam jangkauan perangkat Apple lain, ia akan mengirimkan sinyal terenkripsi.
Informasi lokasi kemudian diunggah secara anonim dan terenkripsi ke iCloud, memungkinkan pemilik Locater untuk melihat lokasi terakhirnya di aplikasi Find My.
"Locater membawa evolusi dalam solusi pelacakan sehari-hari dengan desain ultra-tipis dan kemampuan pelacakan yang superior," kata Alamsyah, CEO PT Sumber Sinergi Makmur Tbk ditulis Jumat (29/3/2024).
Dengan ketebalan hanya 1,8 mm yang menyerupai ukuran kartu elektronik (seperti ATM dan kartu kredit) dan berat 14,2 gram, menjadikan Locater sangat ringan dan praktis dibawa-bawa. Durasi baterainya yang hingga 30 bulan pun tak memusingkan pengguna dalam urusan charging. Harganya pun sangat terjangkau.
Baca Juga: Cara Menonaktifkan Pelacakan Lokasi di Facebook, Privasi Dijamin Aman!
“Hanya 299 ribu,” Alamsyah menegaskan.
“Jika tidak ada aral melintang, konsumen sudah bisa menikmati keunggulan Locater mulai bulan depan. Sementara untuk penjualan, kami menargetkan 3% dari total pengguna iPhone di Indonesia.” Tambahnya.
Berdasarkan data terbaru, pada tahun 2021, terdapat lebih dari 13 juta pengguna iPhone di Indonesia. Angka ini terus meningkat dari tahun ke tahun, menunjukkan popularitas yang terus bertambah bagi iPhone di tanah air.
Sementara mayoritas pengguna iPhone di Indonesia berada dalam rentang usia 18-34 tahun. Mereka adalah generasi muda yang aktif secara digital dan memiliki gaya hidup yang modern berdasarkan sebuah survei yag dilakukan oleh Perusahaan riset pasar.
Sekalipun bandrolnya lebih terjangkau, Locater dipersenjatai beragam keunggulan. Dengan speaker berkekuatan suara lebih dari 65 dB, Locater menawarkan pelacakan yang efisien dan efektif karena menggunakan teknologi Bluetooth Low Energy yang memastikan koneksi yang stabil dengan jangkauan antara 10-20 meter.
Dibuat dari aluminium berkualitas tinggi dan kaca anti ledakan, Locater menjanjikan kualitas dan keamanan dalam pelacakan barang berharga dengan desain yang elegan dan fungsional.
Selain itu, fitur kompatibilitas global yang dimilikinya membuat Locater menjadi solusi ideal bagi para pelancong dan pengguna internasional, menjamin keamanan barang-barang pribadi mereka di mana saja, kapan saja.
"Dengan Locater, kami memasuki era baru teknologi pelacakan. Perangkat ini diposisikan untuk menjadi alat yang tidak tergantikan bagi siapa pun yang ingin melindungi dan memantau barang-barang pribadinya," tegas Alamsyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam