Suara.com - Pemerintah Kabupaten Cirebon komitmen mendukung penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenegakerjaan bagi Masyarakat khususnya pekerja di Kabupaten Cirebon. Pekerja RT/RW akan menjadi fokus utama untuk dilindungi pada tahun ini. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kabupaten Cirebon yang diwakili oleh Asda Pemerintahan dan Kesra, Mochamad Syafrudin pada kegiatan Safari Tausyiah Ramadan dan Nuzulul Quran 1445 H BPJS Ketenagakerjaan di Cirebon, Selasa, (2/4/2024).
“Yang di depan ini menjadi program adalah para ketua RT/RW dan memang kebijakan pusat juga nanti kiranya menjadi ketetapan dalam ketentuan untuk penggunaan dana desa di antaranya adalah digunakan untuk membayar premi BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.
Diketahui saat ini jumlah pekerja yang terlindungi BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Cirebon sebanyak 265 ribu orang. Jumlah itu sekitar 33% dari total penduduk bekerja di Cirebon yakni 801 ribu jiwa. Melihat kondisi tersebut Mochamad Syafrudin mendukung program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda) yang saat ini sedang gencar disosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan.
“Nah tadi juga disampaikan pak direktur umum ada program SERTAKAN, memang terus terang kami sangat tertarik karena memang orang siapa tau besok-besok ada apa kita gak tahu. Dan seperti biasa pemerintah tuh sering menanggung jika ada yang darurat-darurat sedangkan tata kelola keuangan sudah luar biasa ketatnya,” tambahnya.
Sejalan dengan Mochamad Syafrudin, tokoh ulama di kabupaten Cirebon K.H. Musthofa Aqiel Sirodj juga menyampaikan program negara yang mendatangkan kebaikan ini hendaknya diikuti oleh seluruh lapisan Masyarakat sehingga apabila terjadi risiko para pekerja memiliki penjamin untuk melindungi dirinya dan keluarga.
Selanjutnya Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan, Abdur Rahman Irsyadi yang hadir langsung melaksanakan Safari Ramadan ini mengapresiasi kolaborasi dari seluruh stakeholder khususnya pemerintah kabupaten Cirebon dalam mensukseskan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Bulan suci ramadan menjadi momentum terbaik bagi kami, untuk itu kami seluruh direksi dan dewan pengawas melakukan safari untuk mempererat silaturahmi dengan seluruh pemangku kepentingan. Selain tentu saja untuk mewujudkan cita-cita bangsa yaitu universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja Indonesia,” tambahnya.
Dalam kegiatan safari ramadan tersebut diserahkan sejumlah bantuan masing-masing sebesar Rp2 juta kepada 5 yayasan yatim piatu/panti asuhan, kemudian bantuan perlengkapan sekolah sebanyak 50 Paket kepada anak panti asuhan/yatim piatu, 100 paket sembako serta bantuan uang tunai sebesar Rp20 juta kepada Baznas Daerah setempat. Turut hadir pada kegiatan tersebut kepala kantor wilayah Jawa Barat BPJS Ketenagakerjaan Romie Erfianto, para stakeholders baik pemerintah kabupaten Cirebon antara lain Kepala Dinas, Ketua Baznas, hingga Perusahaan Swasta.
Menutup kegiatan tersebut Abdur Rahman Irsyadi Kembali mengajak pekerja formal yang telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi para pekerja di sekitarnya yang belum terlindungi.
Baca Juga: Panik! Bupati Sidoarjo Kabur saat Dikonfirmasi soal Perintahkan Pemotongan Dana Intensif
“SERTAKAN ini, program yang sangat tepat untuk diimplementasikan di bulan suci ini. Saya mengajak seluruhnya para peserta BPJS Ketenagakerjaan tergerak hatinya untuk membantu menyejahterakan hidup para pekerja di sekitarnya. Sebuah hal kecil yang pastinya akan berdampak besar bagi sesama. Karena dengan memiliki perlindungan jaminan sosial, pekerja dan keluarganya bisa hidup lebih tenang, dapat bekerja dengan keras, optimal dan bebas cemas, karena risiko pekerjaan telah ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gelar Safari Ramadan, Ketua Dewas BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Perlindungan Pekerja di Banjarmasin
-
Yusril Sentil Mendes dan Cak Imin di Sidang MK, PKB: Itu Pengalihan, Menteri Kan Gimana Presiden
-
BPJS Ketenagakerjaan 'Main Lotre', Impian Transpuan Dikebumikan Secara Layak Terancam Pupus
-
Tingkatkan Kepedulian Saat Ramadan, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Bantuan Banjir di Demak
-
Silaturahmi dengan 80 Toko SRC di Cirebon, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp338 Juta
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada