Suara.com - Angkutan Lebaran atau Angleb 2024 meliputi jenis kendaraan umum di sektor darat, laut, dan udara. Bus Damri termasuk salah satu yang banyak dipilih pemudik.
“Mudik menggunakan armada bus masih menjadi pilihan favorit para pemudik, terbukti telah terjual 56.902 tiket angkutan Lebaran dengan berbagai kota tujuan sejak dibukanya kuota penjualan pada 25 Februari 2024,” papar Chrystian R. M. Pohan, Corporate Secretary Damri.
Dikutip dari kantor berita Antara, tiket perjalanan yang dipasarkan Perusahaan Umum (Perum) Damri sebanyak lebih dari 56.902 tiket perjalanan terdiri dari layanan kelas bisnis, royal, dan eksekutif angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) ke beberapa titik tujuan. Seluruhnya termasuk dalam Angleb, dan terus dipenuhi penumpang hingga H-1 Lebaran.
Sampai H-1 Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, bus Damri yang melintasi rute TransJawa, Pontianak, dan Bandar Lampung selalu diminati konsumen dengan tingkat tinggi.
Penjualan tiket harian tertinggi terjadi menjelang cuti bersama Idul Fitri 2024 berturut-turut pada 5 April 2024 sebanyak 5.881 tiket, 6 April 2024 sebanyak 5.109 tiket, dan 7 April 2024 sebanyak 3.983 tiket.
"Sebagai penyedia angkutan Lebaran, Damri senantiasa memiliki perhatian lebih dalam mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, sehingga para pelanggan dapat merasakan perjalanan yang berkesan sampai ke titik tujuan untuk bertemu keluarga atau kerabat terkasih," jelas Chrystian R. M. Pohan.
Dipaparkannya bahwa seluruh armada Damri telah melalui serangkaian ramp check yang bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan serta pengecekan berkala atas perawatan fasilitas interior dan eksterior armada. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas layanan angkutan Lebaran.
Selain itu, Damri memastikan pramudi dalam kondisi prima dan sehat saat mengantarkan pelanggan. Caranya dengan melakukan medical check up sebelum melakukan keberangkatan.
"Damri terus berkomitmen melayani pelanggan pada masa angkutan Lebaran 2024 secara aman, nyaman serta menjunjung tinggi prinsip keselamatan,” tandasnya.
Baca Juga: Make Over 35 SPBU, Pertamina Sumbagsel Maksimalkan Layanan Lebaran 2024
Damri juga menyatakan agar para anggota masyarakat yang akan Mudik Lebaran dan Balik Lebaran menggunakan Angleb, termasuk layanan Damri.
"Dengan memakai angkutan umum, masyarakat dapat berkontribusi dalam mengurai kemacetan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas," lanjut Chrystian R. M. Pohan.
Kemudian diimbau bagi anggota masyarakat yang ingin melakukan perjalanan naik Damri bisa memesan tiket melalui platform online via Damri Apps agar transaksi lebih efektif dan efisien.
Calon pelanggan bisa melakukan pemesanan tiket secara offline dengan metode cashless via QRIS, e-money, debit card, atau credit card di loket di titik keberangkatan.
Berita Terkait
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026
-
Tekan Kecelakaan Mudik, Kemenkes Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir Kendaraan Umum
-
Selama Masa Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Pastikan Layanan Maksimal dan Beroperasi Penuh
-
Menhub Resmi Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Operasi Berlaku Hingga 30 Maret
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara