Suara.com - Pemerintah, melalui Kementerian Perindustrian, telah menyiapkan fasilitasi untuk melakukan "business matching" guna menyesuaikan kebutuhan komponen-komponen yang diperlukan oleh Apple di Indonesia.
Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, proses pencocokan bisnis ini lebih cepat dilakukan daripada membangun pabrik manufaktur gawai Apple di Indonesia.
"Kementerian Perindustrian akan mengadakan proses 'business matching'. Kami telah memiliki daftar komponen-komponen, termasuk komponen-komponen HP 'cellphone' yang telah diproduksi di Indonesia yang mungkin dapat disesuaikan dengan kebutuhan Apple," kata Menteri Agus Gumiwang dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, setelah CEO Apple Tim Cook bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
Menurut Menteri Perindustrian, Presiden berharap perusahaan teknologi besar asal Amerika Serikat tersebut dapat memperluas kehadirannya di Indonesia.
Permintaan presiden yang menginginkan Apple bisa membangun pabrik di Indonesia nampaknya bersambut baik. Saat ini, dikutip dari Antara, pemerintah Indonesia dan pihak Apple sudah sepakat pembangunan manufaktur diperlukan agar Indonesia menjadi pemain dari rantai pasok Apple di dunia.
Untuk diketahui, sebelumnya Apple sudah berinvestasi di Indonesia, yakni pengembangan talenta digital melalui Apple Academy.
Selain membangun pabrik, pencocokan bisnis dapat dilakukan karena Apple dapat memanfaatkan komponen-komponen, seperti baterai, kabel dan lain-lain yang sudah diproduksi di Indonesia.
"Jadi ada dua (opsi) kalau bicara manufacturing, mulai pabrik sendiri atau gunakan yang diproduksi di Indonesia dengan berbagai penyesuaian spesifikasinya," kata Agus, Rabu (17/4/2024).
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi memaparkan bahwa dari 360 komponen yang dibutuhkan dalam memproduksi produk Apple, hanya 2 komponen yang tersedia di Indonesia.
Baca Juga: Menperin Sindir Bos Apple Tim Cook: Produknya Impor Semua
"Jadi 360 komponen itu hanya dua dari Indonesia, dibanding Vietnam (memiliki) 72 (komponen). Pak Presiden juga minta Tim Cook kalau bisa lebih banyak lagi komponen dari Apple ini dibuat di Indonesia," kata Budi Arie.
Di sisi lain, proses agar Indonesia menjadi pemasok produk Apple memerlukan waktu yang tidak sebentar, seperti Vietnam yang menjadi salah satu "benchmark" selama 20 tahun, sedangkan China sudah berjalan 30 tahun.
Berita Terkait
-
Megawati Ajukan Amicus Curiae ke MK, Begini Respons Prabowo dan Jokowi
-
Apple Buka Peluang Bangun Pabrik iPhone di Indonesia
-
Berapa Gaji Tim Cook Sebagai CEO Apple, Tetap Fantastis Meski Kena Pangkas Tahun Kemarin?
-
Menperin Sindir Bos Apple Tim Cook: Produknya Impor Semua
-
Fakta Menarik Tim Cook, Bos Apple yang Baru Saja Kunjungi Jokowi di Istana: Tinggal di Rumah Sederhana Meski Kaya Raya
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis