Suara.com - Pada Hari Jadi ke-25 Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Wali Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Aditya Mufti Ariffin dan rombongan berkunjung ke pasar tradisional modern.
Dikutip dari kantor berita Antara, lokasi berada di Pasar Bauntung Banjarbaru, yang cukup lama beroperasi namun cenderung sepi pengunjung terutama pada siang hari.
Kunjungan dilakukan dengan menaiki kendaraan roda dua bersama sejumlah anggota klub motor sekaligus berkeliling untuk menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat.
Wali Kota Banjarbaru didampingi Dandim 1006/Banjar Letkol Kav Zulkifer Sembiring lantas memasuki pasar dan berdialog dengan sejumlah pedagang untuk menanyakan harga dan stok barang jualan.
Muhammad Aditya Mufti Ariffin menyatakan bahwa informasi yang disampaikan oleh salah satu pedagang, stok barang mencukupi dan harganya juga relatif stabil sejak awal Ramadan sampai Lebaran 2024.
"Saya bersama Sekretaris Daerah serta pimpinan SKPD sengaja mengunjungi Pasar Bauntung dan berbelanja, sehingga bisa menjadi contoh bagi masyarakat agar berbelanja di pasar tradisional ini," jelas Wali Kota Banjarbaru selesai berkunjung pada Rabu (18/4/2024).
"Kami berharap pengunjung semakin bertambah banyak sehingga roda perekonomian di pasar dapat lebih berputar, suasana pasar semakin ramai, dan pedagang bisa mendapatkan untung dari hasil penjualan," lanjutnya.
Ia juga menyerahkan bantuan dalam bentuk paket bahan pokok kepada sejumlah anggota masyarakat kurang mampu yang secara khusus didatangi ke rumah. Langkah ini adalah sebagai bentuk kepedulian dalam rangka HUT ke-25 Banjarbaru.
"Kami menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian di hari jadi Kota Banjarbaru. Kami berharap kehidupan masyarakat Banjarbaru lebih maju dan sejahtera," pungkas Muhammad Aditya Mufti Ariffin.
Baca Juga: Imbas Ketegangan Iran-Israel, Bisnis BUMN Ini Bakal Goyah
Berita Terkait
-
Dana Iklim dan Rehabilitasi Hutan di Kalimantan: Bisakah REDD+ Beri Dampak Jangka Panjang?
-
Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional
-
Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona
-
Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri
-
Melihat Wajah Baru Pasar Kombongan Usai Direvitalisasi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik