Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir menilai ketegangan Iran-Israel bisa memberi dampak kinerja dan bisnis para BUMN. Terutama, pada perusahaan pelat merah yang membutuhkan dolar AS untuk operasionalnya.
Seperti diketahui, serangan drone Iran terhadap Israel ini membuat kinerja nilai tukar rupiah jeblok hingga menembus level Rp 16.000 per dolar AS.
"Jadi jika ditanya BUMN mana aja ya pasti beberapa BUMN akan terpengaruh seperti tentu BUMN pertambangan, BUMN kelistrikan seperti PLN dan lain-lain," ujar Erick di Kementerian BUMN Jakarta, yang dikutip Kamis (18/4/2024).
Ketua Umum PSSI ini melanjutkan, pihaknya sudah memberikan peringatan kepada manajemen BUMN yang terdampak untuk menyiapkan strategi mengantisipasi gejolak global tersebut,
"Saya WA (WhatsApp) kepada kepada seluruh direksi untuk mengingatkan beberapa hal," jelas dia
Erick Thohir juga meminta BUMN-BUMN untuk memikirkan langkah jangka pendek untuk menghadapi kondisi dolar AS yang menguat saat ini. Setidaknya, BUMN sudah memiliki rencana kinerja untuk lima bulan ke depan.
"Ke depan seperti apa, apa dolar tetap seperti ini atau ada stabiitas baru. Lalu pangan seperti apa," ucap dia.
Selain itu, Erick juga meminta direksi keuangan dan manajemen risiko untuk kembali menghitung kinerja operasional, belanja modal, dan utang perseroan dampak dolar AS menguat.
"Ke semua BUMN semua Dirut, Dirkeu, Manajemen Risk untuk ngingetin dan saya minta 1-2 minggu lagi mereka coba bikin laporan," tutup dia.
Baca Juga: Harga Pangan dan BBM di RI Bakal Naik Gara-gara Konflik
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra
-
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
-
Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026
-
Momen Lebaran, Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Naik di Pegadaian
-
Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%
-
BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN
-
Purbaya Suntik Lagi Rp100 Triliun ke Himbara, OJK Yakin Bisa Turunkan Suku Bunga
-
"Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi