Suara.com - Negara Uzbekistan, menjadi negara berikutnya yang harus dihadapi skuad timnas Indonesia U23 dalam gelaran Piala Asia 2024 ini. Di semi final, Indonesia harus berhadapan dengan Uzbekistan setelah negara tersebut menumbangkan Arab Saudi. Sekilas tentang negara dan komoditas andalan Uzbekistan dapat Anda cermati di sini.
Lokasinya sendiri berada di Asia Tengah, dan menjadi negara asal dari Imam Muhammad Ibn Ismail al-Bukhari, tokoh terkemuka dalam agama Islam yang dikenal sebagai periwayat hadis. Negara ini sendiri memiliki beberapa fakta unik selain timnas U23-nya yang kuat.
Profil Uzbekistan
Uzbekistan terletak di antara dua sungai besar, yakni sungai Syr Darya yang ada di bagian timur laut, dan Amu Darya yang ada di bagian barat daya. Batas wilayahnya adalah Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Afghanistan, dan Turkmenistan.
Wilayah negara ini sebagian besar terdiri dari padang rumput dan berupa dataran rendah yang gersang. Namun di sisi timur dan selatan terdapat pegunungan yang menjulang tinggi, dan seperti menjadi tembok bagi negara ini.
Negara Uzbekistan sendiri pernah berada dalam beberapa kekuasaan. Diantaranya adalah kekuatan Persia, kekuasaan Alexander Agung, and beberapa kerajaan dan kekuatan besar lain bahkan hingga Genghis Khan. Baru pada abad ke-16, bangsa Mongol-Uzbek menduduki wilayahnya. Secara resmi Republik Sosialis Soviet Uzbekistan didirikan tahun 1924, dan mendeklarasikan kemerdekaannya dari Uni Soviet di tahun 1991 lalu.
Komoditas Andalan Uzbekistan
Terdiri dari masyarakat multietnis, setidaknya terdapat enam kelompok besar yang ada di sana. Mulai dari Uzbek, Tajik, Kazaks, Tatar, Rusia, hingga Karakalpak. Etnis Uzbek menjadi yang terbesar, dengan total lebih dari 80%.
Berbicara mengenai komoditas sebenarnya Uzbekistan sendiri terkenal sebagai negara penghasil kapas terkemuka yang dikenal di seluruh dunia. Tidak hanya bermodalkan kapas yang berkualitas, namun berbagai olahannya juga mendunia, seperti kerajinan karpet.
Baca Juga: Bobby Nasution Gelar Nobar Indonesia vs Uzbekistan, Warga Malah Takut Pulang Kena Begal
Selain komoditas andalan berupa kapas, Uzbekistan juga banyak menghasilkan gas alam, memiliki cadangan minyak bumi yang besar, batu bara, dan berbagai logam lain yang bernilai tinggi. Industri unggulan dari negara ini adalah tekstil, pengolahan makanan, metaLURGI, dan pertambangan dan industri bahan kimia.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Semua Target Telah Terpenuhi, Bukan Berarti Langkah Timnas Indonesia U-23 Terhenti Sampai di Sini
-
Statistik Gila Abbosbek Fayzullaev, Pemain Termahal Uzbekistan Calon Momok Timnas Indonesia U-23
-
Perbandingan Harga Pasar Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan, Garuda Muda Kalah Jauh
-
Bobby Nasution Gelar Nobar Indonesia vs Uzbekistan, Warga Malah Takut Pulang Kena Begal
-
Cerita Nathan Tjoe-A-On Mencintai Sepakbola di Tengah Keluarga Pemain American Football
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998