Suara.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan di Kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (1/5/2024) bahwa Presiden RI Joko Widodo sangat memberi atensi bagi perkembangan pertanian di wilayah NTB.
Dikutip dari kantor berita Antara, Menteri Pertanian menyatakan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), panen jagung secara nasional pada Maret mencapai 2,29 juta ton di lahan 405 ribu hektare. Sementara pada April, panen jagung diperkirakan mencapai 1,76 juta ton pada luas lahan 318 ribu hektare.
Potensi luas panen jagung pada April tersebar di 10 kabupaten, yaitu Sumbawa 39.632 hektare: Bima 29.957 hektare; Gunung Kidul 26.899 hektare; Dompu 17.060 hektare; Lampung Tengah 15.202 hektare; Wonogiri 15.200 hektar; Boalemo 12.280 hektare; Lampung Timur 12.030 hektare; Jeneponto 11.997 hektare; dan Malang 9.719 hektare.
“Presiden Jokowi akan panen jagung di Sumbawa bersama petani di sana. Kita tahu NTB menjadi salah satu produsen terbesar jagung nasional, dan kehadiran Presiden mudah-mudahan akan terus memberi semangat bagi petani, dan menjaga harga jagung terus baik,” ungkap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
“Kami di sektor pertanian sangat bahagia. Presiden sangat peduli dengan nasib para petani, makanya beliau aktif berkeliling menyapa petani-petani kita. Semangat mereka perlu kita jaga terus agar swasembada tercapai,” lanjutnya.
Dalam rangkaian kunjungan kerja dengan salah satu agenda panen jagung ini, Presiden RI Joko Widodo tampak berolah raga mengayuh sepeda, berkeliling menikmati suasana pagi di Kota Mataram, sekaligus menyapa warga sekitar.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tampak mendampingi Presiden RI Joko Widodo, apalagi ia juga memiliki hobi olah raga. Dipaparkannya ia sudah mendampingi Presiden sejak ketibaannya di Bandara Lombok Selasa (30/4/2024) malam. Sejak perjalanan menuju makan malam, Mentan satu mobil bersama Presiden.
“Bapak Presiden tampak segar dan begitu hangat menyapa warga,” demikian kisah Andi Amran Sulaiman.
Ia melanjutkan bahwa Presiden kerap menyapa warga jika melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Sebulan Beroperasi, Kedai Ini Langsung Layani Pesanan Presiden RI
“Kebiasaan beliau apabila kunjungan kerja ke daerah selalu menyempatkan diri untuk menyapa rakyat, baik di pasar atau pun sekadar olah raga pagi,” tandas Andi Amran Sulaiman.
Setelah bersepeda dalam durasi sekira 30 menit untuk persiapan agenda resmi kunjungan kerja berikutnya, Mentan kembali ke hotel bersama rombongan Presiden. Di tempat itu, beliau menyapa dan wefie dengan anggota masyarakat yang telah menunggu di sekitar hotel.
Berita Terkait
-
Diskakmat Guru Besar Soal Kinerja 8 Tahun, Jawaban Mentan Amran Malah Bawa-Bawa Analogi Suami Istri
-
Mentan Mau Ekspor Beras ke Singapura, Meski Harga di Indonesia Terus Naik
-
Megawati Apresiasi Panen Jagung GNTI, Produktivitas Disebut Lampaui Metode Konvensional
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Pendidikan Mentan Amran Sulaiman, Sebut Pelemahan Rupiah Justru Untungkan Pertanian
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun